Polsek Sirimau Temukan Pengolahan Batu Cinnabar di Gudang UD. Amin

by
Kapolsek Sirimau AKP Meity Jacobus bersama anggotaya menemukan lokasi pengolahan Batu Cinnabar di Gudang Milik UD. Amin Ambon, Kamis (2/4). FOTO : IAN (TERASMALUKU.COM)

AMBON-APARAT Polsek Sirimua menemukan dugaan adanya pengolahan  Batu Cinnabar di gudang Toko UD. Amin milik H. Nurdin di Jalan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (27/4) sekitar pukul 14.25 WIT.

Di lokasi terdapat material Batu Cinnabar, sebagian sudah diolah sebagian belum. Kapolsek Sirimau AKP Meity Jacobus bersama anggotanya  langsung  mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) melakukan pemeriksaan adanya dugaan  aktivitas pengolahan  batu cinnabar di lokasi tersebut.

Dari keterangan pemilik gedung H. Nurdin, bahan berbahaya ini diperoleh dari Desa Iha dan Luhu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Namu  ia mengakui hingga kini belum ada ijin dari Dinas Pertambangan untuk pengolahannya. Meski belum ada izin, ia juga  mengungkapkan, sebagian material Batu Cinnabar  telah diproses secara manual namun masih dalam skala kecil, karena hanya sebagai bahan percobaan.

“Sampai dengan saat ini  kami belum  bisa memanggil Dinas Perindustrian dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menganalisa dampak lingkungan karena teknisi belum ada serta alat-alat yang digunakan untuk proses penyulingan belum lengkap,” katanya.

Atas temuan ini, Polsek Sirimau  langsung memasang garis polisi pada tempat penampungan Batu Cinnabar serta alat-alat pengolahan bahan berbahaya tersebut. “Untuk proses penyelidikan sementara kita pasang garis polisi dulu di lokasi, dan tidak boleh ada aktivitas lagi,” kata Kapolsek Sirimua. Sebelumnya Kodam XVI Patimura juga menemukan proses penyulingan bahan berbahaya itu di kawasan Ahuru. (IAN)