Presiden Jokowi Akan Tinjau PKT Desa Batu Merah Ambon

Presiden Jokowi Akan Tinjau PKT Desa Batu Merah Ambon

SHARE
Direktur PMD Ditjen PPMD Kementerian Desa, Kemendesa PDTT, M.Fachri dan Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler melakukan pengecekan lokasi PKT di Desa Batu Merah, Minggu (11/2) yang akan dikunjungi Presiden Jokowi. FOTO : IST.

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)  menaruh perhatian khusus pada Program Padat Karya Tunai (PKT) Desa yang bersumber dari Dana Desa.
Presiden dijadwalkan akan mengunjungi Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, pada Selasa (13/2) mendatang.

Dalam rangka kesiapan kunjungan Presiden tersebut, Direktur PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Ditjen PPMD (Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa), Kemendesa PDTT, M.Fachri didampingi Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler melakukan pengecekan langsung ke lokasi PKT di Desa Batu Merah  pada Minggu (11/2).

BACA JUGA : Dari Ambon Presiden Jokowi ke Gemba Dengan Helikopter

Pengecakan yang dilakukan terkait kesiapan lokasi kegiatan, administrasi perencanaan seperti RKP Desa dan APB Desa, kepastian penggunaan 30 persen dari belanja pembangunan desa tersebut untuk upah pekerja serta kesiapan SDM pekerja.

M. Fachri mengatakan, akan meminta kepada para pendamping desa untuk melakukan fasilitasi desa dalam rangka mempercepat proses pencairan dana desa dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Desa (RKDesa). “Kami ingin ada percepatan pencairan Dana Desa dari RKUD ke RKDesa tahap I sebanyak 20 persen dari alokasi dalam minggu ini, syarat pencairan tersebut hanya APB Desa tahun 2018”, katanya.

M.Fachri dan Walikota Ambon

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler usai melakukan rapat dengan Pemerintah Desa atau Negeri dan Masyarakat Batu Merah menyatakan, pada Tahun 2018 ini Desa Batu Merah Kecamatan  Sirimau akan melaksanakan padat karya dengan  jenis pekerjaan  pengerukan sungai.

Dimana nilai pekerjaan sebesar Rp. 296.830.000. Sedangkan  upah pekerja  sebesar Rp 157.031.250 atau  (52,90%). Dengan Hari Orang Kerja  (HOK) sebesar  Rp 2.052.08, dan lama pekerjaan selama  28 Hari. “Sasaran pekerja nantinya merupakan rumah tangga miskin, penganggur dan semi penganggur, dan akan mendapatkan upah kerja perhari Rp. 75.000,- akan dibayarkan dalam perminggu,” kata Syarif.

BACA JUGA : Ini Agenda Presiden Jokowi Selama Dua Hari di Ambon, Ke Seram dan Malteng Juga

Syarif  mengungkapkan, normalisasi sungai mendesak untuk dilaksanakan karena dikhawatirkan akan terjadi banjir. Penyebabnya tak lain menurut Syarif, saluran sungai yang mampet akibat sampah yang memenuhi sungai. Kegiatan padat karya ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Ambon. Walikota Ambon Richard Louhanapessy menyatakan akan mengerahkan jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk mendukung pelaksanaan PKT serta siap menerima kunjungan Presiden di Kota Ambon.

Dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Jokowi tersebut, akan dilaksanakan juga kegiatan pasar murah yang menyasar 3.000 rumah tangga miskin, pemberian bantuan 15 Badan Usaha Milik Desa serta bantuan modal 30 kelompok usaha masyarakat. (ADI)