Presiden : Warga Maluku Segara Bisa Nikmati Trans Seram

Presiden : Warga Maluku Segara Bisa Nikmati Trans Seram

SHARE
Jalan Saleman-Waisala, Pulau Seram. FOTO Via: Facebook Jokowi Presiden RI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Jalan Trans Maluku yang ada di Pulau Seram sepanjang 914 KM kini telah dibangun 64 KM atau 70 persen. Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Presiden melalui linimasa Facebook resmi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Rabu 6 Juni 2018 merupakan kabar baik bagi warga di Maluku. Di pulau terbesar di Maluku itu kini bisa dilalui dengan mulus.

Desa-desa yang ada di Seram yang sebelumnya belum terkoneksi dengan baik kini dapat dilalui dengan nyaman. Jalan yang sebelumnya belum diaspal dan berbatu sudah jauh lebih baik. Seperti yang dikutip dari laman facebook resmi “Jalan Trans Maluku sepanjang 914 kilometer itu terdiri atas ruas-ruas Pelabuhan Amahai – Saleman sepanjang (84 kilometer), Saleman – Waisala (228 kilometer), Piru – Werinama (339 kilometer), dan Saleman – Bula (263 kilometer),” tulis akun resmi Presiden RI Joko Widodo.

Menurut Presiden, tantangan pembangunan Trans Maluku ini cukup berat. Pada ruas Pelabuhan Amahai hingga Saleman yang sudah beraspal tetap menyisakan kehati-hatian karena ruas ini rawan longsor. Sementara pada ruas Saleman-Piru, masih dibutuhkan pembangunan sembilan buah jembatan, yang tahun depan akan dibangun dua jembatan. “Jika tak ada hambatan, Insya Allah pada akhir tahun 2019, Jalan Trans Maluku di Pulau Seram bisa tembus fungsional seluruhnya,” tulis Presiden Jokowi di akun resminya.

Desa-desa yang dilalui jalan trans itu kini mulai terhubung satu dengan yang lain melalui infrastruktur yang memadai. Ajid Kuneo, Pelaksana Teknik BPJN Provinsi Maluku membenarkan hal itu. Menurutnya jalan yang dulunya masuk pengerjaan daerah itu memang belum sepenuhnya diaspal. “Ada sebagian yang belum diaspal, atau ada yang dalam tahap perbaikan. Semua dilakukan bertahap,” jelasnya kepada Terasmaluku.com Jumat (8/6/2018).

Pengerjaan jalan di Pulau Seram dibagi menjadi tujuh wilayah. Masing-masing digarap secara bertahap. Ada bagian jalan yang diaspal atau ada yang sifatnya perbaikan. Salah satu bagian yang masuk dalam 274 KM yang belum diaspal adalah wilayah Seram bagian 6 dari tujuh bagian dalam pembagian wilayah kerja di Seram. “Bagian 6 yang digarap adalah Saleman – Pasahri,” lanjut Ajid.

Panjang jalan yang telah diaspal saat ini yakni 6,40 KM arah Desa Taniwel ke Saleman. Menurut Ajid  salah satu bagian jalan itu saat ini tengah dilanjutkan pengerjaannya. Sementara enam bagian lain kondisinya 70 persen sudah diaspal. Seperti Seram bagian 1 yakni Piru – Taniwel, Piru – Waisala, bagian 2 Simpang Eti – Liang, bagian 3 Liang – Tamilow, bagian 4 Tamilow – Werinama, bagian 5 Simpang Waipia – Saleman, dan bagian 6 Pasahari – Bula.(BIR)

loading...