Program Emas Biru Nyata Untuk Kesejahteraan Nelayan

by

AMBON- Program Emas Biru Kodam 16 Pattimura yang kini gencar digalakan di wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara, dinilai merupakan program yang nyata untuk kesejahteraan nelayan. Program ini makin nyata setelah dilakukan panen perdana ikan kerapu dan ikan kakap putih hasil budidaya ikan di Keramba Jaring Apung di pesisir SUPM Negeri Waiheru Ambon, Rabu (27/4).
“Sebagai insan perikanan, kami memberikan apreasiasi positif serta salut terhadap program emas biru yang lagi digalakan Kodam 16 Pattimura, dan telah kita lihat hasilnya yang ril setelah dilakukan Panen Perdana,” kata Amrullah Usemahu, Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) dalam keterangan pers yang diterima Terasmaluku.com, Rabu malam.
Ia menyatakan, program yang diinisiasi Pangdam 16 Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo ini harus menjadi contoh untuk dikembangkan di kabupaten dan kota lainnya. “Dengan kerja keras dan semangat serta fokus dalam kegiatan budidaya yang dilakukan, saya kira program emas biru ini bisa menjadi program nasional dalam rangka pemberdayaan masyarakat pesisir,” katanya.
Usemahu juga mengatakan, selama ini pemerintah dan masyarakat hanya terfokus dengan pengembangan sektor perikanan tangkap. Padahal terlihat bahwa trend produksi perikanan tangkap cenderung stagnan bahkan menurun dibandingkan dengan produksi perikanan budidaya yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Oleh karena menurut dia, kedepan pemerintah dan masyarakat nelayan harus mengendalikan penangkapan ikan dan meningkatkan kegiatan budidaya.
Ia berharap dengan program emas biru yang lagi digalakan Kodam Pattimura kiranya dapat meningkatkan pendapatan nelayan serta kesejahteraan hidup mereka. Paling tidak nelayan bisa memanfaatkan waktunya untuk melakukan aktifitas budidaya ikan selain penangkapan ikan yang tergantung musim, kondisi alam dan umpan yang relatif tak menentu. “Budaya dan pola pikir harus dirubah untuk menjadikan sektor perikanan budidaya sebagai solusi strategis dan leading sektor andalan Maluku kedepan,” kata Usemahu. ADI

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *