PSBB Mulai 22 Juni, Pelanggar Dapat Sanksi Admistrasi dan Denda

by
Walikota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan pers di Balai Kota Ambon, Rabu (17/6/2020) terkait penerapan PSBB. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,AMBON,-Walikota Ambon Richard Louhenapessy mulai menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Ambon pada Senin 22 Juni 2020. Penerapan PSBB ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Ambon.

“Senin depan kita mulai PSBB, kalau PKM kemarin hanya sebatas himbau, maka PSBB ini kita betul tegas,” kata Richard kepada wartawan saat memberikan keterangan di Balai Kota Ambon, Rabu (17/6/2020).

BACA JUGA : Saat PSBB, Rumah Kopi, Kafe dan Rumah Makam di Ambon Hanya Boleh Order Saja

Walkota Richard mengaku, masyarakat yang melanggar aturan PSBB akan dikenakan sanksi tegas. Sanksi berupa tindakan administrasi dan denda kepada para pelanggar aturan Peraturan Walikota (Perwali).

Loading...

“Kita akan berikan sanksi administrasi atau denda kepada masyarakat Kota Ambon yang melanggaran aturan,” kata Richard. Dia menjelaskan, PSBB baru bisa dilaksanakan jika sudah ada Perwali. Karena itu penerapan PSBB harus diatur dengan Perwali.

“Aturan ini jelas untuk pelaksanaan PSBB harus diatur dengan Peraturan Walikota makanya belum jalan karena belum ada peraturan walikota,” ujarnya.

Dengan adanya PSBB ini, kata Walikota, semoga bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota  Ambon. Walikota juga meminta masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Semua bisa berhasil jika patuhi anjuran cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” kata Walikota. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *