PSK yang Kabur Ke Bula Bukan Tanggung Jawab Pemkot

by
Lokalisasi Tanjung resmi tutup dan menjadi permukiman penduduk di Negeri Batumerah, (18/2). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Ketua DPRD Kota Ambon Elly Toisuta mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sudah menutup aktivitas prostitusi di lokalisasi Tanjung Batumerah. Dengan tegas dia menyatakan pemkot tidak bertanggungjawab atas kaburnya PSK ke Bula Kabupaten Seram bagian Timur (SBT).

“Apabila ada indikasi psk yang kabur atau tidak mau kembali itu bukan menjadi tanggung jawab Pemkot Ambon,” kata Elly kepada wartawan, Selasa (17/2).

Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisuta pastikan pemkot tidak tanggung jawab terhadap PSK yang kabur. FOTO: Alfian Sanusi

Elly menyatakan, itu menjadi tanggung jawab daerah tersebut. Meski begitu pihaknya sendiri belum menerima adanya fakta bukti aktifitas para PSK di tempat baru itu. “Kalau misalnya bisa mendeteksi keberadaan mereka lewat dinas sosial akan melakukan langkah kongkrit agar mereka kembali,” ujarnya.

loading...

Menurut dia, saat ini yang harus menjadi perhatian adalah merekonstruksi Tanjung Batumerah agar lebih baik lagi, sehingga menjadi kawasan penduduk seperti yang lain di Kota Ambon. “Beta kira Pemerintah Kota Ambon akan melakukan rekonstruksi Tanjung Batumerah, kita fokus di situ saja,” katanya.

Sesuai instruksi walikota Ambon saat deklarasi penutupan, segala aktifitas di luar ini sudah masuk ranah hukum. Artinya siapapun yang kedapatan masih beroperasi maka akan diproses secara hukum oleh pihak kepolisian. (ALFIAN SANUSI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *