Puluhan Mahasiswa BAKH Dapat Beasiswa Akhir Studi Dari Angelina

by
Angelina serahkan batuan beasiswa mahasiswa

TERASMALUKU.COM-AMBON-Sebanyak 40 mahasiswa asal Boii, Aboru, Kariu dan Hualoy atau BAKH, mendapat bantuan beasiswa akhir studi  dari salah satu sesepuh masyarakat BAKH, Angelina Pattiasina. Bantuan beasiswa ini diberikan dalam acara Peduli Kasih  di Baileo Oikumene, Rabu (14/9/2016) sore.

Beasiswa sebanyak Rp 60 juta yang diperuntukkan bagi 40 orang mahasiswa ini, diberikan secara cuma-cuma dan tanpa melalui proses administrasi.  Karena beasiswa ini hanya diberikan kepada mahasiswa yang akan menyelesaikan akhir studinya.

40 mahasiswa asal BAKH ini berasal dari Universitas Pattimura (Unpatti),  Universitas Darussalam (Unidar), Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon  dan sejumlah Perguruan Tinggi lainnya di Maluku.

Angelina Pattiasina menyatakan, beasiswa yang diberikan tersebut, tidak berjumlah besar. Namun diharapkan bisa membantu mahasiswa yang akan menyelesaikan masa studinya di perguruan tinggi mereka. “Saya berharap, beasiswa yang diberikan tersebut bisa membantu mahasiswa empat negeri Gandong untuk menyelesaikan studinya. Memang beasiswanya tak seberapa, tapi minimal bisa mengurangi beban yang dipikul,” ujarnya.

Loading...

Dia berharap, mahasiswa dari empat negeri  itu terus belajar dengan giat dan komprehensif, guna memantapkan SDM di masa mendatang. Apalagi menurut Angelina, di tahun 2019, pemerintah akan mulai mengoperasikan Blok Masela di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Jika masyarakat Maluku, khususnya masyarakat dari empat negeri tidak mengasah kemampuan SDM-nya secara baik, maka tentu akan menjadi penonton di negeri sendiri. “SDM itu penting, karena untuk menuju Blok Masela butuh SDM yang handal dan siap pakai,” katanya.

Sementara M Nur Wattimena, salah satu mahasiswa penerima bantuan beasiswa asal Hualoy kepada Terasmaluku menuturkan, mendapatkan beasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi adalah impian sebagian besar mahasiswa. Dalam memperoleh beasiswa tidak semuda seperti membalikan telapak tangan. “Namun kami bersyukur karena ada sesepuh kita, Ibu Angelina yang mau memberikan beasiswa. Beasiswa yang diberikan ini bukan baru kali ini, tetapi sudah berkali-kali,” ungkapnya.

Dia berharap, beasiswa yang diberikan bisa memberi motivasi bagi seluruh mahasiswa dari empat negeri itu agar terus berjuang dan semangat dalam memperoleh ilmu pengetahuan di kampus masing-masing. (DIT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *