Puluhan Pemandu Wisata Selam di Buru Peroleh Sertifikat Lisensi

by
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buru, Istanto Setyahadi menyerahkan sertifikat lisence yang dikeluarkan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) kepada perwakilan pemandu wisata selam di Pantai Jikumerasa, Buru pada Minggu (1/10/2020). FOTO : DISPAR BURU

TERASMALUKU.COM,-NAMLEA-Setelah mengikuti pelatihan sejak 27 Oktober hingga 1 November, sekitar 40 pemandu wisata selam di Kabupaten Buru akhirnya memperoleh sertifikat lisence atau lisensi.

Sertifikat lisence dikeluarkan oleh Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dan diserahkan langsung Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buru Istanto Setyahadi kepada perwakilan pemandu wisata selam di Pantai Jikumerasa, Buru pada Minggu (1/10/2020).

Spot menyelam terbaik di Kabupaten Buru, Maluku. FOTO : DINAS PARIWISATA BURU

Pelatihan bagi puluhan pemandu wisata selam ini digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Buru. Istanto menjelaskan dalam pelatihan ini para pemandu wisata selam atau dive guide dibagi dalam beberapa kategori. Diantaranya open water atau diving tingkat dasar, advance atau tingkat lanjutan, rescue dive atau penyelamatan penyelam dan dive master.

Loading...

“Setelah merampungkan pelatihan yang dimulai sejak 27 Oktober lalu, hari ini (Minggu) peserta yang lolos peroleh sertifikat lisence dengan katagori open water, advance, rescue dive atau penyelamatan penyelam dan dive master,”jelas Istanto kepada Terasmaluku.com, Minggu (1/11/2020).

Setelah memperoleh sertifikat lisence, lanjut Istanto, maka pemandu wisata selam di Kabupaten Buru ini bisa naik kelas atau meningkatkan kemampuan ke tingkatan berikutnya sesuai kategori.

Dinas Pariwisata Kabupaten Buru menggelar pelatihan bagi pemandu wisata alam (selam) untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pemandu wisata selam.

Pelatihan ini sangat strategis sebagai upaya pendukung percepatan pembangunan pariwisata di Kabupaten Buru.

“Pelatihan ini penting dilakukan, sebab pemandu wisata merupakan ujung tombak industri pariwisata. Ia seperti kompas yang mengarahkan para wisatawan saat melakukan wisata ke suatu tempat,”sebut Istanto.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan aktivitas dalam pengembangan kepariwisataan, khususnya wisata selam agar menjadi aktivitas wisata yang digemari. Terutama menikmati pemandangan bawah laut yang dangkal dan wisata olahraga penyelaman di Kabupaten Buru.

“Dengan pelatihan ini agar pemandu wisata selam dari Kabupaten Buru mendapat lisensi sebagai penyelam, agar mereka makin profesional dan dapat berkontribusi bersama Pemda untuk pengembangan sektor pariwisata,” kata Istanto.(Ruzady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *