Puluhan Penumpang Lolos Berlayar Tanpa Izin Masuk, Begini Penjelasan Pelni Ambon

by
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong saat memberikan arahan kepada pelaku perjalanan yang tidak mempunyai surat izin masuk ke kota Sorong, Minggu (8/8/2021). (ANTARA/ Ernes Broning Kakisina)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-PT. Pelni Cabang Ambon angkat bicara soal penumpang yang tak kantongi Surat Izin Masuk namun berhasil lolos dan berlayar dengan KM. Dobonsolo dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju Pelabuhan Sorong, Provinsi Papua Barat.

BACA JUGA : Dari Pelabuhan Ambon, Puluhan Penumpang KM Dobonsolo Tiba di Sorong Tanpa Surat Izin Masuk

Manager Operasional PT. Pelni Cabang Ambon, Muhammad Assagaff menjelaskan, kemungkinan penumpang-penumpang itu membeli tiket lewat travel, bukan di kantor Pelni Ambon sehingga dokumen persyaratan seperti Izin Masuk yang seharusnya dikantongi calon penumpang tidak diperiksa dengan teliti saat beli tiket. Apalagi jika calon penumpang membeli tiket di saat-saat terakhir jelang kapal akan tiba.

Karena sesuai Surat Edaran, untuk masuk ke wilayah Papua Barat bagi pelaku perjalanan yang berKTP non Papua dan Papua Barat, wajib kantongi Surat Izin Masuk itu dari Satgas.

                            Manager Operasional PT. Pelni Ambon, Muhammad Assagaff. Foto : Istimewa

“Itu mungkin dari travel. Mungkin kurang teliti, cuma Izin Masuk saja, kalau dokuken lain lengkap. Kalau kita di (kantor) Pelni (Ambon) ketat sesuai SE karena saya wanti-wanti terus dan saya udah wanti-wanti ulang agar jangan sampai kejadian lagi,”tuturnya saat dikonfirmasi Senin (9/8/2021) malam.

Dari puluhan orang yang ketangkap tidak kantongi Surat Izin Masuk itu, lanjut dia, hanya 17 penumpang yang naik dari Pelabuhan Ambon, bukan 20.

“Hanya 17 yang naik dari Ambon, yang sisanya itu tiga orang mingkin dari Bau-Bau,”sebutnya.

Maka dari itu lanjut Assagaff, pihak Pelni Ambon kembali sosialisasikan lagi Surat Edaran tersebut di bagian penjualan tiket termasuk travel-travel. “Kita udah sosialisasikan soal izin masuk itu,”sambungnya.

Untuk 17 penumpang dari Pelabuhan Ambon kata Assagaff menambahkan, mereka hanya ditahan KTPnya dan dirapid antigen ulang setelah dirinya berbicara dengan pihak Pelni Cabang Sorong.

“Tadinya mau dikembalikan, tapi kasihan kalau pulang baik sehingga diantigen ulang, KTPnya ditahan, kalau hasilnya negatif ya dikembalikan KTPnya, tidak dikembalikan lagi ke pelabuhan asal,”tandasnya. (Ruzady)