Puluhan Siswa SLB Unjuk Keterampilan Melukis Langsung di Tempat

by
Salah seorang siswa asal SLB Kota Ambon ikuti lomba melukis persiapan O2SN dan FLS2N tingkat Provinsi Maluku (28/6). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti seleksi lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Ada sembilan mata lomba, termasuk lomba melukis pada Jumat 928/6/2019).

Bertempat di ruang serba guna lantai 6 Hotel Imperial Inn, mereka sibuk menggonta ganti warna pada media lukis. Pada jenjang sekolah dasar, anak-anak menggunakan krayon di atas kertas gambar. Sedangkan anak-anak usia SMA memakai cat akrilik di atas media kanvas.

Objek yang digambar bukanlah bahan imajinatif atau materi yang diberikan terlebih dulu. Namun mereka diberi tantangan menggambar di tempat lomba.

Seperti saat pagi tadi, tiga anak di jenjang SMA duduk di luar ruangan menghadap jendala kaca. Saat itu sedang mendung dan hujan rintik. Mereka bertiga menggambar lanskap wajah bangunan kota dan gunung nona yang tertutup kabut.

Salah seorang siswa SLB Kota Ambon. Andi punya sebuah kekhasan yang membikinnya mencolok dari beberapa peserta lain. Meski objek sama, Andi punya gaya sederhana dengan paduan warna-warna monokromatik.

Bangunan-bangunan rumah dipersepsikannya dalam warna biru, abu-abu, putih, hitam. Muhammad Arifin salah satu pendamping Andi menjelaskan jika sebelum itu dia berlatih lebih dulu. Namun paduan warna yang dia pakai adalah pilihan bebas. “Dia hebat. Beta saya belum bisa kayak dia. Garis warnanya beda,” kata pria yang akrab disapa Ipin itu.

loading...

Begitupun dengan dua siswa dari SLB Pelita Kasih, Rumah Tiga. Kotje Pattipeilohy guru pendamping menyebut para murid yang ikut benar-benar dibebaskan berkarya. Kebetulan, kata Kotje, mereka sudah sering ikut lomba kategori serupa. Pemilihan warna, tone, gradasi benar-benar berasal dari siswa tersebut.

“Sebelum ini memang semua berlatih, tapi murni anak dua ini yang pilih sendiri mau warna apa. Kuncinya jangan talalu larang-larang, nanti dong seng bisa,” ucapnya.

Sementara itu La Djoni, salah satu panitia pelaksana acara mengatakan nantinya Dinas Pendidikan Provinsi Maluku menyeleksi sembilan anak untuk ikut lomba tingkat nasional.

Persiapan lomba itu, untuk memantapkan mereka pada tahap berikutnya. “Kami yakin anak-anak ini bisa dapat juara. Hasilnya bagus-bagus,” terang Djoni.

Peserta yang diseleksi berasal dari 13 SLB se-Provinsi Maluku. Dia berharap, potensi anak-anak ini terus berkembang dengan ditunjang oleh tenaga pengajar yang matang. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *