PUPR Ambon Minta Pasar Mardika Harus Steril Sebelum Revitalisasi Februari

by
Sebagian pedagang tetap bertahan berjualan di Gedung Putih Pasar Mardika. FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Setelah Tarik ulur panjang revitalisasi Pasar Mardika Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon meminta tidak ada aktivitas di pasar agar pengerjaan lancar. Revitalisasi akan mulai berjalan pada Februari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, Enrico Matitaputty mengatakan pengerjaan akan kembali dilakukan pada Februari 2021 mendatang. Ini termasuk dalam revitalisasi gedung putih dan Pasar Mardika.

Loading…

“Februari sudah jalan pembangunannya, itu juga multiyear. Jadi pembangunannya itu nanti sampai tahun 2022 mendatang,”terang Matitaputti, kepada wartawan, Selasa (5/1) kemarin.

Dalam pengerjaanya, Enrico mengaku ada banyak kendala di lapangan. seperti belum tuntas pengosongan lapak oleh pedagang. Hal ini jelas menghambat pengerjaan saat menggunakan alat berat.

Terdapat kendala lain yang dia jelaskan yakni presentasi gedung terbuka hijau baru dilaksanakan tepat pada 17 Desember 2020 lalu. “Gedung terbuka hijau baru dilaksanakan tepat pada tanggal 17 Desember 2020 lalu, dan harus diakui hal itu sangat berpengaruh terhadap proses pelelangan,” terang Enrico.

Namun tentu  penundaan dan kendala ini bukan hal khusus. Melainkan dialami hampir di setiap daerah yang mengerjakan proyek revitalisasi pasar.

Proyek multiyear ini  rencananya berlangsung selama 24 bulan atar dua tahun.  Yang paling utama, kata Enrico adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, mampu pastikan wilayah sekitar pasar bebas dari aktivitas.

Para pedagang harus sudah menempati lapak-lapak baru di pasar sementara yang telah dibangun pemkot. (PRISKA BIRAHY)