Purnawirawan Polri Ditemukan Meninggal di Pantai Tual

by

TERASMALUKU.COM,-TUAL-Matheus Leunupun, pria  berusia  63 tahun ditemukan meninggal di tepi Pantai Belakang Pasar Ikan Kota  Tual, Selasa (12/3/2019). Paur Humas Polres Maluku Tenggara (Malra) Bripka Husin Jaya Korwaka menyebutkan, Matheus Leunupun ditemukan sekitar pukul 09.00 WIT dan sudah tak bernyawa.

Jasad purnawirawan Polri ini pertama kali ditemukan oleh Sabar Elwuar, anggota Sat Pol PP Kota Tual  yang saat itu bertugas di Terminal pasar Dullah.”Saksi pergi ke pantai belakang pasar ikan, saksi melihat ada seorang yang terbaring di pesisir pantai dengan posisi tertelungkup,” ujar Husin.

Lanjut Husin, Sabar langsung kembali ke Terminal Pasar Dullah dan melaporkan apa yang dilihatnya kepada rekan-rekannya Sat Pol PP dan dua anggota Polres Malra yang juga kebetulan berada di pasar. Setelah itu, saksi  bersama rekan-rekan dan dua anggota Polres Malra dan warga langsung ke TKP, dan  melihat tubuh Matheus sudah tak bernyawa lagi.

Husin menjelaskan, keterangan yang diperoleh dari keluarga korban Steven Laipiopa, jasad itu adalah Matheus Leunupun, 63 Tahun, purnawirawan Polri tinggal di  USW Sinar Pagi Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual. “Keterangan keluarga korban, korban sedang mengalami sakit Stroke Ringan dan baru sekitar satu bulan berada di Kota Tual mengikuti istrinya sekaligus melakukan perawatan,”katanya

Istri korban Lili Laipiopa/Leunupun mengatakan,  sehari sebelumnya, Senin 11 Maret 2019 sekitar pukul 15.00 WIT, almarhum menyampaikan kepada istrinya kalau ia  mau pergi ke laut untuk memanah  ikan. Namun istrinya tidak mengijinkan karena kondisi suami yang lagi sakit.

Sesaat kemudian istri almarhum mengecek suaminya di kamar, dan ternyata  suaminya sudah tidak berada di dalam rumah.  Jasad korban kemudian dievakuasi  dari TKP ke jalan umum tempat mobil ambulance. Namun mengalami kendala dikarenakan jalan terjal dan sempit.

“Karena itu, untuk mengevakuasi korban, Kapolsek Dullah Selatan IPDA Edison berkoordinasi degan pihak PT Pertamina Tual  meminjam speed boad milik pertamina untuk  digunakan mengevakuasi mayat dari TKP ke pelabuhan Fery Tual,” ujar Husin.

Korban kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Fery Tual. Di Pelabuhan Fery, Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge, juga berada di lokasi untuk melihat langsung warganya itu.

“Korban kemudian di bawa ke RSUD Karel Satsuitubun Langgur, Malra. Berdasarkan visum dokter RSUD Karel Sadsuitubun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutup Husin. (AS)