Pusat Terus Pasok Vaksin Sinovac ke Maluku, Jumlahnya Banyak

by
Aparat Polda Maluku dan Dinas Kesehatan Maluku mengamankan vaksin covid-19 yang tiba di Kargo Bandara Pattimura Ambon, Senin (4/1/2021). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Pemerintah Pusat (Pempus) terus memasok vaksin sinovac ke Maluku. Tambahan Vaksin Covid Sinovac dari Pempus melalui Kementerian Kesehatan RI untuk Maluku ternyata bukan 7.000 vial.

BACA JUGA : Bagaimana Kondisi Mereka Usai Disuntik Vaksin Covid, Ini Kata Jubir Satgas Covid Maluku

Loading…

BACA JUGA : Target Harian Vaksinasi Covid Bagi Nakes di Ambon Belum Tercapai

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menjelaskan, ternyata tambahan Vaksin Covid Sinovac untuk Maluku ini berjumlah 14.040 vial.

“Jadi bukan 7.000, tapi ternyata 14.040 sesuai data dari Kepala Bidang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku,”ungkap Rerung kepada terasmaluku.com Selasa (19/1/2021).

Rencananya vaksin Sinovac tambahan akan tiba di Ambon pada Jumat 22 Januari 2021. Setelah vaksin tambahan ini tiba, lanjut Rerung, barulah didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Maluku bersama vaksin jenis sama yang telah lebih dulu tiba di Ambon pada 4 Januari lalu. Sebelumnya hanya Kota Ambon yang telah didistribusikan vaksin Covid pada 13 Januari lalu.

Setelah vaksin didistribusikan ke 10 kabupaten/kota, maka Program Vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan kabupaten/kota lain di Maluku menyusul Kota Ambon yang telah terlebih dahulu melaksanakan vaksinasi sejak 15 Januari pekan lalu. Vaksinasi tahap pertama diprioritaskan bagi Tenaga Kesehatan (Nakes).

BACA JUGA : Kasus Covid Masih Melonjak, Satgas Covid Maluku Kembali Ingatkan Prokes Wajib Diterapkan

“Nanti setelah dikirim ke Ambon, baru dikirim ke 10/kabupaten/kota bersama vaksin yang sudah datang pertama,”sambungnya.

Alasan pengiriman dilakukan bersama-sama dengan vaksin yang telah tiba sebelumnya kata dia menambahkan adalah untuk mencegah agar jangan sampai terjadi kekurangan vaksin saat penyuntikan kedua yakni 14 hari berselang sejak disuntik vaksin pertama kali.

“Karena jangan sampai saat mau vaksinasi kedua pada hari ke-14 (pasca penyuntikan vaksin pertama) tidak cukup, makanya didrop sekaligus,”terangnya.

Penyuntikan vaksin kedua untuk sasaran vaksinasi nanti lanjut dia akan dilakukan pada hari ke-14 pasca diberi suntikan pertama. “Hitungannya 14 hari setelah disuntik pertama,”tandasnya. (Ruzady)