Ratusan Lapak Pedagang di Pasar Batu Merah Dibongkar

by
Suasana pembongkaran lapak pedagang di pasar Batu Merah Ambon, Kamis (4/5). FOTO : IAN (TERASMALUKU.COM)

AMBON- RATUSAN lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Batu Merah Kota Ambon dibongkar  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP)  Pemkot Ambon pada  Kamis (4/5). Pembongkaran itu dilakukan karena lapak pedagang telah memasuki badan jalan, sehingga  menyebabkan kemacetan di pasar tersebut.

Pantauan Terasmaluku.com, pembongkaran lapak pedagang sempat diwarnai kericuhan antara beberapa pedagang dengan pihak Satpol PP. Namun kericuhan tidak berlangsung lama karena dilerai  aparat  Kepolisian dan TNI yang ikut dalam pembongkaran itu.

Kepala Satuan Polisis Pamong Praja (Kasat PP) Kota Ambon Damianus Paays mengatakan, lapak yang dibongkar di kawasan Pasar Batu Merah tidak difungsikan sebagai tempat jualan, namun dijadikan tempat tinggal para pedagang.

“Pemerintah buat lapak untuk berjualan bukan untuk tempat tinggal, tapi kenyataannya para pedagang jadikan lapak sebagai tempat penimbunan barang bahkan tempat tinggal para pedagang tersebut,” kata Paays.

Menurutnya, penertiban ini dilakukan untuk menata pasar yang ada di  Kota Ambon lebih baik lagi. Ia juga mengingikan, agar terciptanya kota yang tertata dengan baik dan bersih. Paays mengatakan, Pemerintah Kota Ambon sudah menyurati masyarakat dan perdagangan yang mempunyai lapak untuk tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat berjualan dan membongkar seluruh sendiri seluruh lapak yang memasuki badan jalan.

“Sebelum penertiban ini dilakukan kita sudah surati kepada masyarakat dan pedagang yang mempunyai lapak, tapi karena tidak menghiraukan ya kita bongkar,” katanya. Ia menambahkan, untuk pedagang kaki lima yang tidak mempunyai tempat dan sebelumnya berjualan di badan jalan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk mencari tempat yang layak kepada mereka. (IAN)