Ratusan Mahasiswa Unidar Demo, Minta Gubernur Selamatkan Unidar

by
Mahasiswa Unidar Demo di Kantor Gubernur Maluku, Senin (711).

AMBON- Ratusan mahasiswa Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, berunjukrasa di Kantor Gubernur Maluku di kawasan Jalan Pattimura Ambon, Senin (7/11). Dalam aksinya mahasiswa dari berbagai fakultas di Unidar ini minta Gubernur Maluku Said Assagaff ikut menyelesaikan masalah di Kampus Unidar, terutama terkait aktivitas perkuliahan.
Mahasiswa minta gubernur melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Menristek Dikti, M. Nasir agar secepatnya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pembukaan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDDIKTI) Uindar Ambon, dan sekaligus SK Pembaruan Izin Penyelenggara. “Kami minta Gubernur Maluku segera melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Menristek Dikti untuk secepatnya diterbitkan SK dibukanya Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDDIKTI) Unidar,” kata mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unidar Mohammad Ikbal Souwakil dalam orasinya.
Akibat penutupan PDDIKTI menyebabkan aktivitas akademik di kampus tersebut tidak berjalan. Mahasiswa juga menyatakan, gubernur harus ikut bertanggungjawab atas kondisi Unidar saat ini menyusul konflik internal di lembaga tersebut. Karena itu mahasiswa minta gubernur mengambil langkah – langkah untuk menemui Menristek Dikti sehingga ribuan mahasiswa di Unidar tidak menjadi korban. “Bagi kami yang terpenting seluruh mahasiswa Unidar tidak boleh menjadi korban, perkuliahan tetap jalan, yang mau wisuda tetap bisa wisuda,” katanya. Sejumlah perwakilan mahasiswa Unidar kemudian menemui gubernur di ruang kerjanya. Gubernur rencananya akan menemui pengunjukrasa yang berada di depan kantor gubernur.
Sebelum mendatangi Kantor Gubernur, ratusan mahasiswa menggelar orasi di persimpangan Pos Kota Ambon, dan kemudian mereka menuju kantor gubernur. Dalam aksi ini mahasiswa membentangkan spanduk dan pamflet bertuliskan Save Unidar, Save Pendidikan Maluku. (ADI)