Rekonstruksi Kasus Pemalsuan Surat GeNose di Bandara Pattimura, Ini Yang Terungkap 

by
Empat tersangka digelanda saat rekonstruksi kasus pemalsuan surat keterangan palsu GeNose di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (3/6/2021). FOTO : ALFIAN

TERASMALUKU.COM,-AMBON-APARAT Ditreskrimum Polda Maluku menggelar rekonstruksi kasus pemalsuan surat negatif GeNose di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (3/6/2021). Rekonstruksi menghadirkan empat orang tersangka kasus ini.

Terdapat 18 adegan rekonstruksi yang digelar secara tertutup oleh aparat Kepolisian.

“Ada 18 adegan yang dilakukan oleh empat tersangka. Mereka berperan dari travel hingga bandara,” kata Kabag Wasidik AKBP Adolf Bormasa kepada wartawan usai rekonstruksi.

BACA JUGA : Enam Orang Jadi Tersangka Kasus Surat Rapid Test dan GeNose Palsu di Ambon

Dia menyebutkan 18 adegan yang diperankan para tersangka mulai dari proses pembelian tiket di travel. Setelah itu petugas travel menawarkan untuk pembuatan surat GeNose Covid-19 kepada pembeli tiket pesawat.

“Mereka melakukan adegan mulai dari pembelian tiket di travel, pengambilan surat GeNose palsu, hingga pelaksana di bandara,” kata Adolf.

Adolf mengatakan usai terungkapnya kasus ini, pihaknya telah bekerjasama dengan instansi terkait untuk lebih memperketat proses pengeluaran surat rapid test maupun GeNose Covid-19 untuk pelaku perjalanan luar daerah.

“Kita sudah lebih perketat proses tersebut, kita minta masyarakat langsung melakukan tes GeNose maupun rapid di instansi yang resmi mengeluarkan surat itu,” ujarnya.

Sebelumnya Kamis (27/5/2021), aparat Ditreskrimum Polda Maluku menangkap enam orang warga terkait kasus pembuatan surat keterangan hasil rapid test dan GeNose palsu di sebuah travel Gedung ATC kawasan AY Patty Kota Ambon.

Keenam orang itu masing-masing berinisial H, 40 tahun,  R 26 Tahun, R 49 tahun, H 34 tahun, S 40 tahun, dan M 38 tahun.

Dari enam orang yang ditangkap ini, seorang dengan inisial H berusia 40 tahun ternyata ASN yang bekerja di salah satu Puskesmas wilayah Kota Ambon, dan seorang berinisial RA, pegawai PT. Angkasa Pura Suports, pengelola layanan GeNose Covid-19 di Bandara Pattimura.

BACA SELANJUTNYA