Rekrut P3K, Ribuan Tenaga Honorer Bursel Bakal Dirumahkan

by
Penjabat Sekda Bursel Abdul Mutalib Laitupa

TERASMALUKU.COM,-NAMROLE-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) segera membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK) akhir Januari 2019 ini. Sesuai ketentuan, daerah yang melakukan penerimaan P3K, tidak bisa memiliki Pegawai Tidak Tetap (PTT) atau tenaga honorernya harus dihapus.

Penjabat Sekda Bursel Abdul Mutalib Laitupa mengungkapkan, sesuai jadwal pembukaan penerimaan P3K pada Minggu terakhir bulan Januari.  Jika ada pergeseran jadwal bisa terjadi setelah  hasil rapat nasional di para kepala daerah di Batam pada  23 Januari. “Tapi yang menjadi masalah PTT kita, karena harus dihapuskan setelah adanya penerimaan P3K,” kata Laitupa di ruang kerjanya, Senin (21/01/2019).

Laitupa menjelaskan penerimaan P3K di Kabupaten Bursel, otomatis akan menghapus PTT. Saat ini jumlah PTT sudah ribuan orang.“Rekrutmen P3K itu sudah kami siapkan anggarannya, yang belum disiapkan itu gajinya, karena yang mau diangkat itu kita tidak tahu berapa banyak, dan itu harus dialokasikan. Sesuai ketentuan setelah ada P3K, PTT itu harus dihapuskan dan ini yang menjadi masalah bagi Pemerintah Kabupaten Bursel, apalagi PTT kita sudah ribuan,” kata  Laitupa.

Laitupa mengatakan Pemkab  Bursel  serba salah dalam proses penerimaan P3K. Ia menyebutkan penerimaan P3K sudah pasti semua PTT dihapus. “Dan kalau tidak melakukan penerimaan pun akan bermasalah dan menjadi temuan bagi Pemkab Bursel,” katanya.

Sedangkan untuk gaji, menurut Laitupa bila sudah dilakukan penerimaan, maka peserta yang lulus gajinya akan dibayarkan pada tahun selanjutnya setelah dianggarkan pemerintah daerah.“ Kalau diangkat pada Tahun 2019, berarti mereka yang lolos P3K akan dibayarkan gajinya pada tahun 2020 setelah dianggarkan. Begitu juga dengan tunjangannya,” terangnya.

Untuk tahun 2019 dilakukan penerimaan P3K sebanyak dua kali dengan formasinya masih menunggu hasil rapat nasional antara pemerintah pusat dengan seluruh kepala daerah di Batam.“Jadi di tahun 2019 ini dua kali pengangkatan P3K, itu di akhir Januari sampai Februari dan yang kedua setelah Pilpres,” ujarnya.

Laitua menjelaskan  proses penerimaan sama seperti penerimaan CPNS tahun 2018. Namun untuk Bursel, peserta yang ikut tes harus ada SK honorer dari Pemkab Bursel. “Prosesnya sama seperti tes seleksi CPNS kemarin, ada tesnya dan salah satu persyaratan itu untuk kami di Bursel, peserta yang mengikuti tes harus memiliki SK honor di Bursel. Ini untuk mencega masuknya orang luar untuk mengambil jatah P3K di sini,” katanya. (FIK)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *