RELASI Kutuk Bom Bunuh Diri di Surabaya

RELASI Kutuk Bom Bunuh Diri di Surabaya

SHARE

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aksi bom bunuh diri di sejumlah gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (13/5/2018) pagi mendapat kecaman dari Relawan Said Assagaff –Andareas Rentanubu (RELASI). Apalagi peledakan bom itu membawa–bawa agama tertentu.

Dalam siaran pers Ketua Relawan RELASI Sofyan Saimima yang diterima Terasmaluku.com,Minggu malam menyebutkan, pada hakikatnya agama menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan, menebar rahmat bagi semesta dan dalam praktiknya mewujudkan cinta kasih dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sejalan dengan keinginan Pak Said Assagaff, Gubernur Maluku non aktif untuk mewujudkan Maluku sebagai laboratorium perdaimaan contoh kerukunan antar umat beragama, maka RELASI mengutuk tindakan teror yang akhir-akhir ini mengusik rasa aman dan damai umat manusia, baik itu kejadian di Rutan  Mako Brimob dan sejumlah gereja di Kota Surabaya, apa lagi perbuatan tersebut membawa- bawa agama tertentu,” kata Sofyan dalam siaran pers itu.

RELASI menghimbau kepada masyarakat dan kaum milenia di Provinsi Maluku agar bersama – sama mengutuk tidakan kekerasan, diskriminasi dan intimidasi. “Jangan biarkan kedamaian dan kerukunan kita di Maluku terusik oleh kelompok radikal yang mengatas namakan agama apa pun,” ungkap Sofyan.

Memasuki Bulan Ramadhan dan  menyongsong Pilkada Gubernur 27 Juni 2018, RELASI juga menghimbau seluruh masyarakat di Maluku untuk sama-sama ciptakan kedamaian dengan memperkuat tali persaudaraan diantara sesama dalam bingkai khebinekaan. “Mewujudkan nilai – nilai kearifan lokal kita sebagai orang basudara dengan hati yang bersih menuju bulan puasa serta berdemokrasi yang baik menuju perhelatan akbar Pilkada serentak,” kata Sofyan. (ADI)