Resmi Dilantik, Begini Pesan Gubernur Untuk Bupati- Wabup SBT dan Kepulauan Aru

by
Foto : Tangkapan Layar

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail resmi melantik pasangan Abdul Mukti Keliobas dan Idris Rumalutur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) serta Johan Gonga dan Muin Sogalrey sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru masa jabatan 2021-2026 Jumat (26/2/2021) di kantor Gubernur Maluku.

BACA JUGA : Gubernur Maluku Lantik Bupati-Wabup SBT dan Kepulauan Aru

Dalam arahannya Gubernur Murad menitipkan sejumlah pesan penting bagi kedua pasangan Kepala Daerah yang telah dilantik itu.

Diantaranya meminta agar seluruh program dan kegiatan di bidang kesehatan terutama menyangkut covid harus benar-benar di kawal sehingga wabah dapat dikendalikan namun aktivitas sosial masyarakat, perekonomian dan pembangunan daerah harus terus digerakkan sesuai rencana.

Gubernur Maluku, Murad Ismail saat berikan arahan pada pengambilan sumpah janji sekaligus pelantikan Bupati-wabup SBT dan Kepulauan Aru di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Jumat (26/2/2021). Foto : Tangkapan Layar

Selain itu, kedua kepala daerah ini diminta juga agar memanfaatkan Sumber daya Alam dan potensi daerah yang belum terkelola agar mendorong roda perekonomian dengan mengupayakan peningkatan PAD, permudah hadirnya investasi yang membuka lapangan kerja baru, perbanyak program pemberdayaan masyarakat.

Tidak hanya itu saja, rumah sakit dan puskesmas di daerah juga diminta Gubernur agar harus mampu memberikan layanan kepada masyarakat. “Begitu akses transportasi di daerah, lanjut Gubernur harus bisa dibuka,”ucap Gubernur Murad saat berikan arahan pada pengambilan sumpah dan janji sekaligus pelantikan Bupati – Wakil Bupati SBT dan Bupati wakil Bupati Kepulauan Aru masa jabatan 2021-2026 yang disiarkan live melalui kanal youtube Diskominfo Maluku Tv Channel, Jumat sore.

Kedua Kepala Daerah ini juga diminta agar manfaatkan peluang dengan kehadiran Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Blok Masela di Maluku agar generasi muda turut terlibat aktif didalamnya, bukan menjadi penonton.

“Ingatlah, saudara-saudara tidak bekerja sendiri, ada sejumlah institusi, pihak legislatif, yudikatif dan aparat keamanan TNI/Polri maupun instansi swasta ada pula ormas dan LSM serta rakyat awam yang menunggu hasil kerja saudara-saudara. Karena itu bangun koordinasi dan komunikasi yang efektif dengan mereka semua sehingga tercipat kerjasam yang baik di daerah,”tandasnya. (Ruzady)