Ribuan Generasi Milenial di Ambon Belum Lakukan Perekaman E-KTP

Ribuan Generasi Milenial di Ambon Belum Lakukan Perekaman E-KTP

SHARE
Marsela Haurisa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ribuan warga Kota Ambon hingga kini belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Sebagian besar yang belum melakukan perekaman adalah generasi milenial. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon Marsela Haurisa mengungkapkan hal itu kepada wartawan di kantornya, Selasa (18/9/2018).

“Sebanyak 57.654 warga Kota Ambon yang merupakan wajib E -KTP belum melakukan perekaman data E-KTP,” kata Haurisa. Ia mengatakan, warga yang belum melakukan perekaman data E-KTP sebagian besar merupakan anak usia 17 tahun atau generasi melenial.

Sehingga, kata dia, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya ke SMA dan sederajat di Kota Ambon dengan melakukan sistim jemput bola untuk perekaman data E-KTP bagi para siswa.”Sistem jemput bola dimulai ke setiap SMA, SMK dan MA di negeri Laha kecamatan Teluk Ambon dan dilanjutkan kecamatan lainnya,” katanya.

Marsela menjelaskan, sistem jemput bola yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari program inovasi desa yang bertujuan agar masyarakat tertib administrasi kependudukan terutama E-KTP.

Selain itu, perekaman E-KTP tersebut merupakan upaya menyiapkan masyarakat menghadapai Pemilu 2019. Karena lanjutnya saat pemilu tidak diperkenankan menggunakan KTP sementara tetapi E-KTP, sehingga harus fokus mendatangi masyarakat melakukan perekaman. “Perekaman E-KTP juga akan dilakukan bagi tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan (Rutan), Panti Werdha Ina Kaka dan panti asuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem jemput bola dilaksanakan menggunakan mobil keliling kependudukan yang dapat melayani layanan administrasi kependudukan seperti perekaman E-KTP, kartu keluarga dan seluruh akta kependudukan. “Kita berharap sistem jemput bola akan selesai pada November 2018, terutama proses perekaman E-KTP untuk anak usia 17 tahun,” kata Haurisa.(IAN)

loading...