Ribuan Umat Muslim Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Fatah, Ini Pesan Khatib

by
Di tengah pandemi covid-19, ribuan umat muslim menjalankan Shalad Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Jumat (31/7/2020). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON,-Di tengah pandemi covid-19, ribuan umat muslim menjalankan Shalad Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Jumat (31/7/2020).
Bertindak sebagai imam dan juga khatib dalam Shalat Idul Adha adalah Imam Besar Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Ustad R.R. Hassanussi.

Pelaksanaan shalat menerapkan protap kesehatan, shaf jamaah diatur berjarak, dan menggunakan masker. Ribuan jamaah hadir menyebabkan sebagiannya shalat di halaman hingga emperan toko depan dan samping masjid terbesar di Maluku ini.

Dalam khutbahnya, khatib menjelaskan hikmah Hari Raya Idul Adha. Diantaranya mengingatkan kisah ketakwaan dan keteladan Nabi Ibarahim AS dan putra tersayangnya Nabi Ismail AS, yang penuh ikhlas dan patuh menjalankan perintah Allah SWT. Nabi Ibarhim AS diperintahkan Allah SWT lewat mimpinya untuk mengorbankan putranya Nabi Ismail AS.

Khatib mengatakan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS, serta Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim AS patuh serta ikhlas menjalankan perintah Allah SWT untuk mengorbankan Nabi Ismail AS. Namun Allah SWT kemudian menggantikan nyawa Nabi Ismail AS dengan seekor domba saat Ibrahim dan putranya yang sudah siap menjalankan perintah Allah SWT itu.

Loading...

“Kecintaan Nabi Ibrahim AS terhadap Nabi Ismail AS begitu besar, namun kecintaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah SWT mengalahkan segalanya. Namun Allah SWT menunjukan kebesarannya dengan menggantikan nyawa Nabi Ismail AS dengan seekor domba,” ungkap ustad Hassanussi.

Karena itu lanjut Ustad Hassanussi, Umat Islam dianjurkan untuk berkurban dengan menyebeli hewan peliharaan berupa kambing sapi, dan domba, sebagai tuntutan atau risalah yang dibawa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS pada Hari Raya Idul Adha. Umat Islam hendaknya mencontohi sifat Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS serta istrinya yang taat, relah dan ikhlas menjalankan perintah Allah SWT

Selain itu, khatib juga menguraikan hikmah berkurban adalah Umat Islam harus selalu siap berkurkan untuk kebahagian orang lain, terutama untuk orang-orang lemah, fakir miskin yang membutuhkan bantuan.

“Ibadah kurban juga menunjukan kualitas keimanan seorang hamba kepada Allah SWT, kurban juga untuk meningkatkan kualitas diri, iman dan takwa kita kepada Allah SWT,” kata khatib.

Pelaksanaan shalat juga mendapat penjagaan dari sejumlah anak-anak muda yang tergabung dalam Maluku Satu Rasa. Usia shalat akan dilanjutkan pemotongan hewan kurban, sapi dan kambing. Diantaranya sapi pemberiaan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Maluku Murad Ismail di halaman Masjid Raya Al-Fatah Ambon. (ADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *