Rombak Perangkat Rektor, Toisuta Lantik Pejabat Baru

by
Rektor IAIN Ambon saat melantik pejabat di lingkup IAIN

AMBON-Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, melakukan perombakan struktur jabatan di lingkungan IAIN dengan melantik dan mengukuhkan pejabat perangkat rektor yang baru di kampus itu pada Senin (31/10).Pejabat perangkat rektor yang dilantik meliputi Wakil-Wakil Rektor IAIN Ambon untuk masa jabatan 2016-2020. Diantaranya, Mohdar Yanlua, sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Ismail DP, sebagai Wakil Rektor II Bidang Adminitrasi Umum dan Perencanaan Keuangan, Abdullah Latuapo, sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama.
Selain itu dilantik pula Prof. Dr. H. Abd. Khalik Latuconsina, M.Si sebagai Direktur Pasca Sarjana IAIN Ambon periode 2016-2020. Rektor juga melantik para dekan. Yakni, Djumadi, sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Achmad Mujadid Naya, sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, serta Samad Umarella, sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Sementara H. Sulaeman, dilantik sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat IAIN Ambon, serta Abidin Wakano sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Rektor minta agar memilki komitmen bersama untuk membangun IAIN agar bisa bersaing dengan kampus-kampus lainnya. Rektor juga minta para pejabat berorientasi hidup dan karya tujuan bersama yaitu mencari Ridha Allah, bukan mencari jabatan, kedudukan dan kekuasaan. “Orientasi kerja kita harus kita kembalikan kepada Allah SWT. Jangan karena kedudukan kita bekerja, karena jabatan kita berkiprah dalam tugas dan tanggung jawab. Tetapi semata-mata mencari Keridhaan Allah SWT,” ujar Toisuta.
Selain itu, rektor juga minta pejabat memperhatikan pengembangan akademik dan kurikulum pembelajaran di dunia perguruan tinggi yang harus segera ditangani. Pejabat juga diminta memperhatikan masalah Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) serta masalah kemahasiswaan harus disterilkan kembali. “Sebab kedua masalah ini belum diselesaikan dengan baik. Selaku pimpinan kampus saya mengharapkan agar tugas dan tanggungjawab dapat dijalankan dengan baik. Jika ada kelalaian dalam bertugas, maka sesuai dengan penandatanganan fakta integritas, pejabat tersebut dengan sendirinya dicopot dari jabatannya. Saya tegaskan hal ini, karena kita ingin fokus pengembangan kampus IAIN ke depan,” katanya. (RUL)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *