Safari Ramadhan Pemprov Maluku Di Mata Gubernur Murad

by
Gubernur Maluku Murad Ismail memberikan sambutan saat buka puasa bersama dalam rangka Safari Ramadhan Pemprov Maluku di Pandopo Bupati Malteng Kota Masohi, Jumat (17/5/2019). FOTO : ANTON HUMAS PEMPROV MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Gubernur Maluku Murad Ismail mengawali Safari Ramadhan 1440 H di Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Jumat (17/5/2019). Murad tiba di Masohi dengan kapal Banda Sea dan disambut Bupati Malteng, Tuasikal Abua.

Gubernur yang didampingi Bupati dan rombongan dari Kota Ambon kemudian menggelar buka puasa bersama berbagai unsur  di Pandopo Bupati Malteng. Gubernur mengatakan, dengan mengoptimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan, maka akan membawa setiap insan kembali ke fitrah kemanusiaan yang sejati dan mencapai derajat magfir dan muttaqin.

Gubernur memberikan sambutan

“Semoga semua ibadah yang kita jalani di bulan suci Ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT serta dapat membawa diri kita kembali ke fitrah kemanusiaan yang sejati dan mencapai derajat insan yang magfir dan muttaqin,”kata Gubernur pada Acara Buka Puasa bersama dengan Pemkab Malteng, TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat Malteng di Pandopo Bupati.

BACA JUGA : Tidak Jelas Penggunaannya, Gubernur Murad Akan Pakai Dana Aspirasi Bangun Infrastruktur

Menurut Gubernur Maluku yang baru dilantik 24 April 2019 ini, sebagai orang yang beriman, pasti menyadari bahwa hakekat dibalik ibadah puasa dengan mengoptimalkan seluruh ibadah. Tidak saja ibadah puasa itu sendiri, tetapi juga memperbanyak ibadah membaca Al’Quran, melaksanakan ibadah shalat Tarawih secara rutin dan ibadah-ibadah lainnya.

loading...

Gubernur mengatakan, buka puasa bersama yang rutin dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku ke  kabupaten/kota ini merupakan rangkaian dari kegiatan Safari Ramadhan untuk memperkuat jalinan silaturahim antar sesama. Menurut Murad, safari Ramadhan dapat menjadi sebuah tradisi yang sangat baik untuk membangun Maluku.

“Menurut saya, harus bisa secara rutin kita lakukan dari tahun ke tahun, karena melalui momen buka puasa bersama ini, kita bisa memiliki ruang yang memungkinkan kita melakukan usaha-usaha pembaharuan relasi atau kohesi sosial, mengembangkan solidaritas dan soliditas sosial,’’ kata Murad.

Hal ini juga secara bersamaan, lanjutnya, akan memperkuat jalinan silaturahim ukhuwah insaniah (persaudaraan sesama manusia), ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat muslim) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama bangsa diantara kita semua). (ADI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *