Sahuburua Siap Dampingi Assagaff Lagi

by
Zeth Sahuburua

TERASMALUKU.COM,AMBON-Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Zeth Sahuburua menyatakan siap menjadi bakal calon (Balon) Wagub berpasangan lagi dengan  Balon Gubernur Maluku petahana Said Assagaff dalam Pilkada 2018.  Sahuburua menyatakan sikap politiknya ini dalam jumpa wartawan  di ruang kerjanya, Senin (31/7) sore,  menanggapi hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar Maluku yang menetapkan dirinya sebagai salah satu dari empat  Balon Wagub mendampingi Assagaff nanti.

“Rapimda Partai Golkar Maluku  sudah memutuskan saya sebagai salah satu dari empat   Balon Wagub Maluku  untuk  mendampingi  Pak Said Assagaff di Pilkada nanti, karena itu, sebagai kader partai, hari ini  saya menyatakan siap mendampingi beliau,” kata Sahuburua. Assagaff dan Sahuburua adalah  Gubernur dan Wagub Maluku saat ini.

Seperti diketahui, Rapimda Partai Golkar Maluku yang berlangsung Sabtu (29/7) selain memutuskan dan menetapkan Said Assagaff, Ketua DPD Partai Golkar Maluku sebagai Balon tunggal Gubernur, juga memutuskan empat Balon Wagub Maluku yang akan mendampingi Assagaff.  Mereka adalah Zeth Sahuburua, Bupati Maluku Tenggara Adareas Rentanubun, Ketua Komis A DPRD Papua Barat Mozes Rudy Frans Timusela dan Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae .

Sahuburua menyatakan, selama ini ia memilih  diam, tidak melakukan manuver politik termasuk mendaftar di Parpol untuk maju di Pilkada Maluku 2018. Itu karena menurunya, Golkar memiliki sistem dan mekanisme penjaringan Balon kepala daerah. “Selama ini saya diam (tidak daftar). Itu karena kita ada di dalam organisasi  (Golkar) saya menghormatinya, tapi setelah ada putusan Rapimda ini maka saya akan menyiapkan diri,” katanya.

Sahuburua yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Maluku ini menyatakan setelah keputusan  ini  dirinya  akan mengambil langkah – langkah politik, mempersiapkan diri  sebagai Balon Wagub Maluku. Ia menyatakan, saatnya nanti jika DPP Partai Golkar memutuskan dari empat Balon Wagub itu bukan dirinya yang  berpasangan dengan Assagaff,  maka sebagai kader ia akan menerimanya.

“Untuk keputusan siapa yang akan mendampingi Pak Said Assagaff,  saya serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan DPP Partai Golkar. Sebagai kader saya akan menerima jika nantinya DPP memutuskan bukan saya yang mendapangi Pak Assagaff, dan saya akan bekerja, berjuang memenangkan calon yang diusung Partai Golkar,” kata Sahuburua yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Maluku ini.

Sahuburua juga menyatakan selama ini, dalam posisinya sebagai Wagub, hubungannya  dengan Said Assagaff sebagai Gubernur Maluku hanya fokus pada pelaksanaan tugas – tugas pemerintahan, membangun Maluku, pengabdian   serta pelayanan kepada masyarakat. Sahuburua mengakui tidak pernah berkoomunikasi dengan Assagaff  untuk  bersanding lagi di Pilkada Maluku.

“Saya dan Pak Said Assagaff tidak pernah berkomunkasi soal Pilkada, kita fokus saja tugas – tugas pemerintahan, membangun Maluku dan pelayanan kepada masyarakat, urusan Pilkada kita tidak pernah bahas,” katanya. Ia menyatakan, jika nantinya DPP Partai Golkar memutuskan dirinya akan berpasangan lagi  dengan Assagaff, maka akan mempertajam  sejumlah visi dan misi untuk kemajuan Maluku kedepan. (ADI)