Sanksi Wajib Masker di Kabupaten Buru Ditingkatkan, Siap-Siap Push Up Bagi Pelanggar

by
Seorang remaja mendapat sanksi push up oleh petugas karena tidak menggunakan masker saat operasi yustisi yang digelar Pemerintah Kota Ambon di kawasan ACC Ambon, Rabu (23/9/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sanksi bagi pelanggar aturan wajib masker yang diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru ditingkatkan. Bila dua pekan sebelumnya sanksi yang diterapkan bagi pelanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor: 27 Tahun 2020 itu hanya teguran tertulis.

Nah kini terhitung Kamis (15/10/2020), sanksi pelanggar Perbup tetang protokol kesehatan itu ditingkatkan menjadi sanksi sosial.

“Sanksi sudah ditingkatkan menjadi sanksi sosial hingga dua pekan kedepan seperti menyapu jalan, angkat sampah hingga push up bagi warga yang masih berusia muda,”ujar Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Asis Tomia kepada Terasmaluku.com via seluler Kamis (15/10/2020).

Asis mengatakan dalam penerapan sanksi di lapangan, warga yang kedapatan melanggar sehingga petugas langsung memberikan sanksi.

Disamping memberikan sanksi, pelanggar aturan wajib masker ini juga langsung diberikan edukasi terkait pentingnya protokol kesehatan sebagai perubahan perilaku dalam upaya mencegah penyebaran covid-19.

Loading...

“Edukasi protokol kesehatan kepada warga sebagai perubahan perilaku di masa pandemi covid-19 tetap kita jalankan untuk mencegah penyebaran covid-19,”sambungnya.

Asis juga menegaskan kegiatan yang melibatkan banyak orang, juga sudah dilarang Satgas Covid-19 Kabupaten Buru,  segala bentuk kegiatan kemasyarakatan baik itu tahlilan, acara khitanan tidak dibolehkan lagi.

Bahkan rapat-rapat oleh instansi Pemda juga ditunda. Aturan ini menurut Asis sesuai Surat Edaran Satgas Kabupaten Buru yang diberlakukan terhitung 12 hingga 25 Oktober 2020.

“Update terbaru itu sesuai surat edaran dari Satgas Covid-19 Kabupaten Buru, selama 14 hari kedepan acara kemasyarakatan maupun rapat-rapat Pemda ditunda,”ujarnya.

Jika kedapatan ada yang melanggar aturan ini maka akan langsung dibubarkan oleh petugas di lapangan. “Kalau yang melanggar pasti dibubarkan oleh petugas. Tapi sejauh ini belum ada yang melanggar,”tandasnya. (Ruzady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *