SANTUN Pertama Daftar di KPU, Diantar Walikota Ambon, Wakil Bupati Bursel dan Wakil Bupati SBT

by
Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff – Andareas Rentanubun atau SANTUN mendaftarkan diri ke KPU Maluku, Selasa (9/1). FOTO : (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff – Andareas   Rentanubun atau SANTUN mendaftarkan diri ke KPU Maluku, Selasa (9/1) sekitar pukul 15.00 WIT. SANTUN merupakan pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur pertama yang mendaftar di KPU Maluku. Saat tiba di depan  Kantor KPU, SANTUN diterima Sekretaris KPU Maluku, M. Ali Masuku dan  menandatangi buku tamu serta diberikan tanda pengenal. SANTUN kemudian  menuju ruang pendaftaran di Lantai II Kantor KPU Maluku.

SANTUN datang bersama pimpinan Parpol pengusung tingkat Provinsi Maluku yakni, DPD Partai Golkar, DPD Partai Demokrat dan DPW PKS Maluku. Ikut mendampingi SANTUN adalah Ketua Tim Pemenangan SANTUN Richard Louhenapessy yang juga Walikota Ambon, Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, Wakil Bupati Buru Selatan, Ayub Saleky dan tim sukses SANTUN. Richard sendiri adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon, sementara Fachri, petinggi DPW PKS Maluku, dan Ayub adalah kader DPD Demokrat Maluku. Selain pengurus Parpol pengusung, sejumlah kader PPP DPW Maluku juga ikut mendampingi SANTUN mendaftar, seperti Sekertaris Wilayah PPP Maluku Arief Hentihu.

Pasangan SANTUN kemudian menyerahkan langsung  dokumen pencalonan dan syarat calon kepada Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun. Setelah menyerahkan dokumen pencalonan dan syarat calon, KPU Maluku langsung melakukan penelitian atas dokumen tersebut. KPU memeriksa seluruh dokumen  seperti surat rekomendasi dukungan dari tiga Parpol pengusung yang harus ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen Parpol.

 

SANTUN menyerahkan berkas

Ketua KPU Maluku  sempat mengskorsing penelitian dokumen SANTUN, karena salah satu berkas dari  Rentanubun yakni surat keterangan dari Pengadilan Negeri Tual yang menyebutkan Rentanubun tidak sedang dicabut hak politiknya ternyata tidak dibawa. Rentanubun mengakui berkas tersebut tercecer di daerah asalnya Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Kemudian salinan berkas tersebut dikirim via email sehingga diserahkan ke KPU Maluku, sedangkan aslinya akan diserahkan ke KPU Maluku, Rabu (10/1).

Setelah itu, KPU Maluku menyatakan berkas pecalonan SANTUN diterima dan KPU mengeluarkan tanda terima pendaftaran. Tanda terima itu diserahkan Ketua KPU Maluku Syamsul Rifan Kubangun  kepada Ketua Tim Pemenangan SANTUN, Richard Louhenapessy. Proses pendaftaran SANTUN  dipantau langsung Bawaslu Maluku. Kubangun meminta pasangan SANTUN untuk tidak keluar kota dalam waktu lama,  karena setelah ini, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Haulussy Ambon dengan melibatkan juga  tim dokter dari Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, pimpinan Parpol, KPU Maluku, Bawaslu Maluku serta masyarakat sehingga hari ini, kami sudah mendaftarkan diri ke KPU Maluku untuk ikut Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku,” kata Said Assagaff. (ADI)