Satgas Covid-19 : 1.158 Tenaga Kesehatan di Buru Siap Divaksin

by
Aparat Polda Maluku bersama Kadis Kesehatan Maluku menjemput Vaksin Covid-19 yang Tiba di Kago Bandara Pattimura Ambon, Senin (4/1/2021). FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-
Sebanyak 1.158 tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Kabupaten Buru akan divaksin Covid 19.

“Untuk tahap 1 khusus nakes sesuai data yg diinput di SISDK. Sampai saat ini sdh terinput 1158 orang,” kata Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Buru, Nani Rahim di Namlea, Selasa (5/1/2021).

Nani mengatakan saat ini vaksin Covid-19 jatah Kabupaten Buru masih tersimpan di gudang farmasi Dinkes Provinsi Maluku di Ambon. “Sedang menunggu instrusksi dari pusat untuk distribusi ke kabupaten. Kita juga belum tau berapa banyak jatah untuk Kabupaten Buru,”jelas Nani.

Nani mengatakan belum bisa memberikan info lebih detail terkait vaksin Covid 19 yang bakal dikirim ke Namlea, karena belum ada data jelas dari Provinsi Maluku ke Kabupaten Buru.
Walau belum merincinya, masyarakat umum di Kabupaten Buru sudah duluan tau lewat berita media, kalau Vaksin Sinovac yang diproduksi Biofarma yang bakal digunakan untuk divaksin kepada nakes di Maluku, termasuk di Kabupaten Buru. “Kami ikut saja maunya pemerintah bila ini untuk kebaikan semua orang,”ungkap seorang nakes pria di RSUD Lala Namlea.

Pria yang mewanti namanya tidak disebutkan ini mengaku sudah mendapat kabar dari rekannya di Ambon kalau vaksin yang didistribusikan dan telah tiba pada tahap pertama tercatat sebanyak 15.120 dus. Vaksin tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan se Maluku yang berjumlah 14.135 orang.

Sementara itu menurut Nani, sambil menunggu vaksin tiba di Namlea, dan akan divaksin serentak sesuai agenda tanggal 14 Januari 2021, Satgas Covid 19 Kabupaten Buru terus memperbaharui data nakes yang akan divaksin. “Saat ini masih terus di update data nakes yang akan divaksin,”ungkap Nani.

Nani mengatakan nakes yang akan divaksin terdiri dari tenaga medis dan para medis. Mereka bertugas di RSU, Puskesmas pada 10 kecamatan, hingga para mantri dan bidan yang bertugas di desa-desa.

Para nakes yang akan divaksin ini bukan saja pegawai di lingkup Pemkab Buru, tapi juga melibatkan nakes dari institusi TNI dan Polri yang bertugas di daerah itu.

“Tenaga kesehatan dari Polres Pulau Buru ada sembilan orang. Kebijakan vaksinani ini menunggu instruksi dari pusat, teknisnya seperti apa belum ada kejelasannya,”tambahnya.(Nair Fuad)