Satgas TMMD 101 di Kodim 1507/Saumlaki Buka Jalan Rambat

by
Satgas TMMD 101 di Kodim 1507/Saumlaki Buka Jalan Rambat di sejumlah desa pada Jumat (6/4).

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Salah satu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 Kodim 1507/Saumlaki yaitu membuka jalan rambat dengan panjang 200 meter, Lebar 2,5 meter, sudah mencapai 70%.

Pembangunan jalan tersebut terletak Desa Marantutul, Desa Wermatang dan Desa Batu Putih Kecamatan Wermaktian Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Jumat (6/4). Begitu giat dan semangatnya anggota Satgas TMMD dalam membangun jalan tersebut, sehingga hingga saat ini, proses pembangunan jalan sudah mencapai 70 persen.

Selain pembangunan jalan TMMD juga membangun rumah pustu, dan rumah sangat sederhana ukuran 6×6 meter di Desa Batu Putih sebanyak 10 unit yang sudah mencapai 15 persen.  Sehingga diharapkan pada saat Program TMMD ke 101 ini ditutup nantinya, jalan dan bangunan rumah sudah selesai mencapai hasil 100 persen dan bisa langsung digunakan oleh masyarakat.

TMMD yang ke-101 dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Piterson Rangkoratat di Lapangan Bola Desa Marantutul Kecamatan Wermaktian, MTB Rabu, (4/4). TMMD di MTB  kali ini mengusung tema “Semangat Baru Dalam Kegotongroyongan Demi Membangun dan Kehidupan Kesejahteraan Bersama”.

Sekda mengungkapkan dalam  pelaksanaan TMMD agar semua saling bahu membahu memberikan sumbangan pikiran ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan sumbangan materi dan lain-lain. Karena menurut Sekda, secara historis nilai-nilai kegotong-royongan merupakan bagian tak terpisahkan dari tatanan kehidupan masyarakat di Kabupaten  MTB.

Secara fisik kegiatan TMMD tahun ini difokuskan untuk membangun jalan desa, talut pantai, rumah dinas bagi tenaga kesehatan dan rumah tinggal layak huni (RTLH). Dimana pembangunan fisik tersebut sangat membantu aksebilitas masyarakat untuk bekerja, berkegiatan sosial dan aktifitas lainya guna meningkatkan derajat kehidupan masyaraka.

Selain itu juga upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. “Ini luar biasa di tengah upaya kita mengatasi kemiskianan di kabupaten Maluku Tenggara Barat yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 28,31% pada tahun 2016. Namun yang harus kita pahami bersama ialah TMMD bukan semata membangun secara fisik bagi masyarakat desa tetapi juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengolah potensi yang dimiliki serta siap menghadapi setiap tantangan dan ancaman,” kata Sekda. (IAN)