Sebagian Anggota Pansus Covid-19 DPRD Ambon Diam-Diam ke Jakarta

by
Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon menyampaikan rekomendasi terkait pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, Kamis (2/7/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Di tengah upaya pemerintah, aparat keamanan dan warga berjuang melawan pandemi virus corona atau covid-19 di Kota Ambon, sejumlah anggota Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Ambon malah berangkat ke Jakarta secara diam-diam.

Mereka yang berangkat diantaranya pimpinan Pansus Covid-19 Johny Wattimena, pimpinan DPRD Kota Ambon. Pansus melakukan studi penanganan covid-19 di Tanggerang Selatan (Tangsel).

Namun anggota Pansus yang tidak berangkat menilai keberangkatan ini menunjukan Pansus Covid-19 tidak serius menangani persoalan Covid di Kota Ambon.

“Pimpinan Pansus Covid-19 dan pimpinan DPRD Kota Ambon ke Jakarta secara diam-diam tidak diketahui oleh sebagian anggota Pansus yang ada. Karena tidak ada penjelasan apapun terkait dengan keberangkatan mereka kepada anggota pansus lainnya,” kata anggota Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, Ari Sahertian kepada wartawan di Ambon, Rabu (15/7/2020).

Karena itu menurut Ari keberangkatan tersebut dinilai tidak benar. Padahal masih banyak persoalan covid-19 di Kota Ambon yang harus diselesaikan. Namun Pansus dan pimpinan malah berangkat secara diam-diam.”DPRD ini kerjanya kolektif kolegial. Sangat tidak benar kalo keberangkatan pansus tanpa dijelaskan ke anggota pansus lainnya,” kata Ari.

Loading...

Ari mengakui pernah disampaikan Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon Johny Wattimena kepada dirinya kalau anggota Pansus akan ke Jakarta.  Namun lanjut Airi, saat ditanya soal maksud keberangkatan, Wattimena tidak pernah menjelaskannya. “Tiba-tiba saya tahu kalau ada yang berangkat secara diam-diam. Maksud berangkat untuk kepentingan apa, ini musti dijelaskan dalam rapat pansus,” ujarnya.

Anggota Fraksi PKB ini mengatakan keberangkatan Pansus dan pimpinan DPRD ke Jakarta ini tidak benar sama sekali karena tanpa pemberitahuan. Sebab Pansus itu bertanggung jawab bagi lembaga dan rakyat.

“Siapa yang mau berangkat, itu kebijakan pimpinan, saya tahu. Tapi minimal anggota pansus yang lain tahu urgensinya apa, jangan hanya langsung jalan tanpa penjelasan,”ungkapnya.

Ari mengatakan akan mempertanyakan hal ini setelah anggota Pansus tiba di Ambon. “Bentuk Pansus itu hanya untuk mempermudah rentang kendali DPRD. Tapi jangan lupa, lembaga ini secara kolektif, kita punya tugas yang sama untuk mengawasi dan berbuat untuk rakyat,” kata Ari. (ALFIAN SANUSI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *