Sebanyak 1,4 Juta Warga di Maluku Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS

by
Kepala BPJS Kesehatan Ambon, Heppy Serta Rumondang Pakpahan saat berikan pemaparan pada Media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Ambon di Swisbel Hotel, Ambon, Selasa (17/11/2020). Foto: Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hingga November Tahun 2020, tercatat 1.425.764 jiwa atau 76,48 persen penduduk di Maluku terdaftar sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari total 1,8 juta jiwa penduduk di Maluku

“Dari total penduduk 1,8 jiwa di Maluku, 1,4 juta jiwanya sudah menjadi peserta JKN-KIS,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Heppy Serta Rumondang Pakpahan saat berikan pemaparan kepesertan JKN-KIS pada Media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Ambon di Swisbell Hotel, Ambon, Selasa (17/11/2020).

Dari jumlah itu, peserta JKN ini terbagi dalam beberapa kategori atau segme. Yakni segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN yaitu peserta yang kurang mampu dan iurannya dibiaya oleh pemerintah pusat sebanyak 719.494. Selanjutnya segmen Peserta Penerima Upah (PPU) yang didalamnya termasuk PNS, pegawai Swasta, BUMN maupun BUMD sebanyak 337.513.

Kemudian Segmen PBPU atau peserta mandiri yang iurannya dibayar sendiri 110.623. Sedangkan segmen BP atau Bukan Pekerja seperti pensiunan maupun pemilik usaha sebanyak 34.208. Selanjutnya segmen PBI APBD I atau penerima bantuan iuran yang dibiayai Pemerintah Provinsi tercatat sebanyak 44.265. “Jadi Pemerintah Provinsi Maluku pun itu membiayai warga disetiap Kabupaten/Kota,”sambung Heppy.

Dan yang terakhir adalah segmen PBI APBD II atau penerima bantuan iuran yang dibaiayi oleh kabupaten/kota tercatat sebanyak 179.661. “Segmen pembiayaan kepesertaannya sesuai kemampuan masing-masing kabupaten/kota untuk biayai masyarakat yang tidak mampu di masing-masing kabupaten/kota,”jelas Heppy.

Loading...

Rincian perkabupaten/kotanya yaitu Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dari total penduduk 74.581 jiwa, yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN sebanyak 76.858 jiwa (103,05 persen), Kepulauan Tanimbar 107.568 jiwa (84,21 persen) dari total penduduk 127.744 jiwa , Kepulauan Aru 88.922 jiwa (83,84 persen) dari total penduduk 106.057 jiwa.

Kemudian Buru Selatan dari total penduduk 76.724 jiwa, yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN sebanyak 63.992 jiwa (83,41 persen), Kota Ambon 278.218 jiwa (79,33 persen) dari total penduduk 350.715 jiwa dan Seram Bagian Barat (SBB) 162.904 jiwa (76,95 persen) dari total jumlah penduduk 211.714 jiwa.

Buru yang tercatat sebagai peserta JKN sebanyak 104.761 jiwa (76,95 persen) dari total penduduk 136.522 jiwa, Maluku Tenggara sebanyak 95.381 jiwa (74,61 persen) dari total penduduk 127.843 jiwa, Maluku Tengah 300.760 (70,35 persen) dari total penduduk 427.548 jiwa, Seram Bagian Timur (SBT) 90.758 (66,70 persen) dari total penduduk 136.075 jiwa dan Kota Tual 55.642 jiwa (66,65 persen) dari total jumlah penduduk 88.812 jiwa.

“Jika dilihat persentase, yang masih rendah itu Kota Tual dan yang tertinggi itu adalah Maluku Barat Daya karena sudah lebih dari 100 persen. Kenapa bisa lebih dari 100 persen? bisa jadi karena ada orang bukan KTP MBD, tapi dia FKTPnya memilih Maluku Barat Daya sehingga kepesertaannya itu terhitung (masuk Maluku Barat Daya),”tuturnya.

Dirinya berharap di tahun depan nanti, persentase kepesertaan JKN-KIS di Maluku bisa meningkat hingga 80 persen. “Sejauh ini dukungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sangat mendukung dengan membiayai masyarakat yang tidak mampu di kabupaten/kota,”kata Heppy. (Ruzady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *