Sebelum Dibawa ke Maluku, KMP Bahtera Nusantara 02 Jalani Docking

by
KMP Bahtera Nusantara 02 (Banus 02) . FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON,-KMP Bahtera Nusantara 02 (Banus 02) rupanya bakal docking terlebih dahulu sebelum dibawa ke Maluku. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat mengungkapkan hal itu saat dikonfirmasi Selasa (25/8/2020).

KMP jenis roll on-roll (Roro) berbobot 1.500 Gross Ton (GT) yang merupakan bantuan Kementerian Perhubungan RI diserahkan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi kepada Gubernur Maluku Murad Ismail di Jakarta 5 Agustus lalu.

Kekinian kapal yang memiliki kapasitas angkut 400 orang dan 29 unit kendaraan campuran (19 unit truk besar dan 10 unit kendaraan) dengan kecepatan percobaan 16 knot per jam ini masih berada di galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyard, Surabaya, Jawa Timur. Perusahan ini yang menangani pembangunan kapal tersebut.

KMP Banus 02 dibangun dengan menggunakan dana APBN tahun anggaran 2018-2019 sebesar Rp 90 miliar dengan waktu pekerjaan selama 22 bulan. Malawat mengatakan penyebab kapal jenis Roro itu harus docking sebelum diboyong ke Maluku karena saat ini KMP. Banus 02  sudah masuki jadwal docking tahunan.

Tapi sebelum sampai ke tahap itu, kata Malawat, ada tahapan-tahapan yang terlebih dahulu dilakukan. Diantaranya inventarisasi yang tengah berproses dan dilanjutkan dengan Berita Acara Serah Terima Operasional atau BASTO.

“Sekarang ini sedang inventarisasi untuk masuk. Kemarin kita sudah lakukan sebagian karena kapalnya besar ya, hari ini kita lanjut lagi. Senin kita sudah cek semua karena belum selesai. Dilanjutkan dengan BASTO nanti naskah BASTO akan kita bawa untuk Pak Gubernur tandatangan,”terangnya via seluler.

Loading...

Setelah BASTO, sambung dia, KMP. Banus 02 akan docking terlebih dahulu dilanjutkan dengan familiarisasi dan selanjutnya dibawa ke Ambon, Maluku.

“Kapal ini sudah harus docking dulu karena sudah masuk jadwal docking tahunan. Karena pertama kali diluncurkan ke laut itu awal Agustus tahun lalu dan seharusnya di awal Agustus ini dia sudah harus docking tahunan. Setelah itu, baru familiarisasi sekaligus bawa ke Ambon,”sambungnya.

Ia mengatakan nahkoda KMP Banus 02 sudah ada. “Untuk sementara belum kami rilis (siapa orangnya) tapi sudah ada. Kemarin kan sudah ditetapkan oleh Pak Gubernur bahwa sampaikan ke Kementerian kita sudah punya kapten kapal, ANT 1,”ujarnya.

Pihak Pemda Maluku sendiri lanjut dia mengupayakan agar secepat mungkin KMP. Banus 02 bisa didatangkan ke Maluku untuk beroperasi. “Kita upayakan secepat mungkin tapi kita kan harus memenuhi semua dokumen-dokumennya dan syarat-syarat regulasinya, kita penuhi baru jalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kapal sudah bisa bergerak ke Maluku,”imbuhnya.

Nantinya, kapal ini akan layari rute Ambon-Banda-Tual. “Untuk sementara (rute) itu, nanti kalau ada pengembangan jaringan lagi nanti akan dipelajari lagi,”sambungnya.

Malawat mengakui dengan adanya kapal jenis roro yang beroperasi di Maluku akan sangat membantu konektivitas di Maluku. “Tentu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Maluku yang merupakan provinsi kepulauan sehingga sangat membantu meningkatkan konektivitas di dalam provinsi Maluku,”tandasnya. (SADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *