Sebelum Ditangkap Terkait Narkoba, Dua Pegawai Honor BUMN Ternyata Sering Malas Ke Kantor

by
Dua pegawai honorer yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Maluku terkait sabu-sabu menjalani pemeriksaan. FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dua pegawai honorer BUMN, PT. Pelindo IV Ambon yang ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Maluku terkait kepemilikan sabu-sabu tidak hanya berhadapan dengan proses hukum. AWT dan AA juga terancam mendapat sanksi dari tempat kerja mereka karena terjerat kasus narkotika golongan satu itu.

Pelaksana Tugas General Manager PT. Pelindo IV Ambon Benny Harury mengungkapkan pihaknya baru mengetahui kedua karyawan outsourcing itu ditangkap terkait narkoba dari pemberitaan media.

Benny menyebutkan kedua memang kerap mendapat teguran karena sering tidak masuk kantor. Bahkan sebelum kedua ditangkap Ditresnarkoba Polda Maluku, ia memanggil AWT karena malas masuk kerja. Begitu juga dengan AA.
“Kemarin-kemarin saya baru panggil yang bersangkutan (AWT) menghadap saya, karena malas kerja, dia beralasan sakit. Termasuk juga dengan AA,” kata Benny, Selasa (29/1/2019).

Benny menegaskan pihaknya sangat mendukung proses hukum yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Maluku kepada AWT dan AA dalam kasus ini. Secara internal menurut Benny pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas jika keduanya terbukti bersalah secara hukum terkait narkoba. “Perusahan juga akan mengambil langkah tegas kepada AWT dan AA dengan pemecatan bila keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Benny.

Sebelumnya Senin (28/1/2019) aparat Ditresnarkoba Polda Maluku menangkap AWT dan AA di depan pusat pertokoaan Ambon Plaza terkait memiliki narkotika jenis sabu.
“AWT dan AA ditangkap anggota Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Maluku karena menguasai narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya merupakan pegawai honorer pada sebuah instansi di Ambon,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat, Selasa (29/1/2019).

AWT tinggal di Kudamati, sedangkan AA tinggal di Pandang Kasturi, Kapaha Kota Ambon. Ohoirat mengatakan, dari keduanya polisi menemukan satu paket ukuran kecil narkotika golongan 1 jenis sabu. AWT dan AA kini diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ohoirat belum mau menjelaskan secara rincih bagimana sampai keduanya ditangkap dan apakah kedua hanya pemakai atau pengedar. “Penyidik masih terus kembangkan pemeriksaan dari keduanya terkait kepemilikan sabu-sabu itu,” kata Ohoirat. (ADI/HIM)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *