Segel Tiga Sekolah di Nania Ambon Dibuka, Aktivitas Belajar Mengajar Akan Berjalan Lagi

by
Ahli waris pemilik lahan, Ibrahim Parera (berkopiah) dan Kadis Pendidikan dan Olahraga Kota Ambon (tengah) Fahmi Salatalohy mendatangi lokasi sekolah yang disegel, pada Senin (8/7/2019). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aktivitas belajar mengajar di SD Inpres 54, SD Inpres 55 dan SMP Negeri 16 berlokasi di Nania Atas, Kecamatan Baguala, Kota Amnon terpaksa terhenti pada Senin (8/7/2019) pagi. Hari pertama masuk sekolah pasca libur tahun ajaran baru, para siswa harus menunggu diluar pagar, lantaran sekolah mereka disegel ahli waris pemilik lahan.

Ahli Waris Ibrahim Parera menyegel sekolah tersebut karena Pemerintah Kota Ambon tidak juga membayar ganti rugi lahan. Pada Senin siang, Sekretaris Kota Ambon, A.G Latuheru mengundang pemilik lahan membahas penyegelan sekolah tersebut.

Pertemuan tertutup yang berlangsung 2 jam itu menyepakati segel sekolah kembali dibuka hingga dilaksanakan pertemuan lanjutan 20 Juli mendatang.

Sekot mengatakan, pihaknya sudah menandatangani surat perjanjian. Siswa sudah bisa kembali bersekolah seperti biasa. “Sudah ketemu pemilik lahan Pak Im Parera (Ibrahim Parera) sudah sepekati nanti bicarakan lebih lanjut kesepakatannya. Sebentar lagi saya akan tandatangan syarat dan akan bicara lanjut tanggal 20,” jelas Sekot

Ditanya mengenai pembayaran ganti rugi, Sekot tidak meresponinya, ia tetap meminta awak media untuk bersabar hingga dilaksanakan pertemuan lanjutan.

“Intinya dengan penuh kerendahan hati keluarga Parera (pemilik lahan) sudah mempertimbangkan itu. Dengan ketulusan mereka mencabut papan pengumuman penyegelan. Mereka juga orang yang paham dan peduli dengan pendidikan,” tandasnya.

Usai pertemuan itu, Kadis Pendidikan dan Olahraga Kota Ambon, Fahmi Salatalohy Bersama Ibrahim Parera mendatangi lokasi sekolah. Pemilik lahan kemudian membuka segel pintu masuk ke tiga gedung sekolah itu.(ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *