Sekali Muncul Keluarkan Uneg-uneg, Gubernur Murad : Demo Ujung-ujungnya Minta Uang Kos

by
Gubernur Maluku, Murad Ismail memberikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan sosial beras/sembako dan vaksinasi kepada warga terdampak Covid-19 di pelataran Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Senin (26/7/2021). Foto : terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail keluarkan uneg-unegnya setelah lama tak muncul dan berbicara di depan publik.

Alhasil, banyak yang kena semprot dari mantan Dankor Brimob Polri itu meskipun tak disebutkan secara jelas nama-nama orang yang dimaksud.

Salah satu yang disemprot Gubernur Murad adalah soal aksi-aksi demo terkait kebijakannya membangun Maluku agar menjadi lebih baik. Namun kata Gubernur, aksi demo yang dilakukan itu ujung-ujungnya ada oknum-oknum yang “minta duit bayar kos“.

BACA JUGA : Tanggapi Aksi Demo Tolak PPKM, Gubernur Murad : Diikat Saja Dibuang ke Laut

“Kita bikin bagus, ini malah kita mau didemo. Demo ujung-ujung minta uang kos, darimana datang minta uang kos, kalau ada perlu sama kita tengok, lalu dipakai sama orang-orang yang nggak pernah berbuat baik buat Maluku,”ucap Gubernur saat berikan sambutan pada kegiatan penyaluran bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid dan PPKM di pelataran Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Senin (26/7/2021).

Gubernur tidak secara eksplisit menyebutkan siapa orang-orang yang dimaksudkan itu. Menurutnya, jika demo terus dilakukan, maka investor takut masuk ke Maluku.

“Saya minta sama orang Maluku jangan ikut menjustice pemerintah daerah termasuk Walikota, padahal kita lagi berjuang membangun Maluku, baru kita didemo-demo begitu, bagaimana investor mau datang kalau kita didemo-demo terus. Demo-demo tidak masuk diakal lagi,”kesalnya lagi.

Gubernur bahkan mempersilahkan wartawan yang meliput pembagian peket sembako di pelataran Masjid Raya Al-fatah, mempublikasikan ocehannya itu. Karena menurutnya, dia sudah lama tak keluar dan berbicara.

“Saya sudah lama nggak keluar dan saya sudah lama nggak bicara, silahkan ditulis itu karena saya sudah mulai mumet,”kata Gubernur.