Sekda Maluku Akui Sempat Paripurna Bersama Samson

by
Sekda Maluku Kasrul Selang dan Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi, Kamis (2/4/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON– Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Kasrul Selang mengakui sempat rapat paripurna bersama Samson Attapary  (SA) sebelum anggota DPRD Provinsi Maluku itu dinyatakan positif covid-19. Anggota Fraksi PDIP ini terkonfirmasi positif covid-19 pekan kemarin. Samson sendiri lewat media sosial sudah menyatakan kalau positif covid-19 dan kondisinya baik-baik saja.

“Justru kita paripurna itu kan ada beliau (Samson),”ungkap Kasrul Selang yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (4/8/2020).

Apakah semua peserta yang hadiri paripurna itu akan dilacak, kata Kasrul itu tergantung variabel atau kriteria penilaian dari Tim Penyelidikan Epidemiologi (PE) seberapa erat orang-orang yang hadiri paripurna kontak erat dengan SA. “Jadi tergantung kriteria, karena mereka (Tim PE) itu punya kriteria diantaranya (SA) berbicara dengan orang jarak berapa meter, pakai masker atau tidak hingga berbicara berapa lama,”sambungnya.

Loading...

Kasrul memastikan, setelah Samson dinyatakan positif, langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan wawancara terhadap Samson terlebih dahulu. “Dari wawancara itu baru teman-teman Tim PE ini tahu kira-kira beliau ini tertular darimana. Jadi seng benar kalau bilang satu Sekwan itu satu kali diperiksa. Itu kita punya energi pun seng (tidak) cukup) kalau satu kantor kena,”jelasnya.

Bahkan, sampai saat ini Gugus Tugas juga belum bisa memastikan darimana Samson bisa tertular. “Kita juga belum tahu beliau dapat (tertular) darimana apakah dari Jakarta atau darimana, karena semua tergantung dari tracking dan wawancara dengan beliau (Samson). Teman-teman di bagian PE yang lebih tahu dari penyelidikan epidemiologi,”ujarnya.

Dari hasil PE itu kata Kasrul baru diketahui siapa-siapa yang miliki kontak erat dengan SA dan akan dilakukan pemeriksaan swab. “Dari situ mulai mereka-mereka yang berpotensi akibat terpaparnya SA akan dilakukan swab,”kata Kasrul.

Untuk proses tracing atau pelacakan sendiri, kata dia sudah berjalan. “Tracing kayaknya hari ini (sudah mulai) karena mereka sudah koordinasi dengan Sekwan. Semua potensi tapi nanti dicari siapa yang erat,”katanya. (SADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *