Seluruh Desa Di Kabupaten Bursel Gelar Musrembang

by
Pelaksanaan Musrembang Tingkat Desa di Kabupaten Bursel, Selasa (29/1/2019). FOTO: TAUFIK

TERASMALUKU.COM,-NAMROLE– Desa-Desa se Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mulai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) pada tingkat desa Tahun 2019. Kegiatan ini dikoordinir Bappeda dan Litbang Kabupaten Bursel itu mulai digelar Selasa (29/1/2019).

“Pelaksanaan Kegiatan Musrembang ini dalam rangka penyalarasan program pembangunan di tingkat desa secara partisipatif, yang akan disinergikan dengan perencanaan sektoral di tingkat kecamatan dan kabupaten, “kata Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bursel, Kader Tuasamu diruang kerjanya, Kamis (31/1/2019).

Kader mengatakan pelaksanaan Musrembang desa lebih difokuskan pada upaya sinergitas pembangunan di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten sesuai visi misi Bupati Bursel Tagop S Soulisa yakni, “Mewujudkan kemandirian Bursel secara berkelanjutan sebagai kabupaten yang rukun berbasis Argo-Marine.

Menurut Kepala Bappedda, pelaksanaan Musrembang tingkat desa yang setiap tahun digelar lebih bersifat evaluasi pelaksanaan perencanaan tahun sebelumnya, sehingga terorganisir dengan baik.

“Musrembang yang merupakan agenda tahunan ini dimana warga dan pemerintah desa saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek sesuai dengan potensi dan kebutuhan di masing – masing desa,” kata Kader Tuasamu.

Musrembang yang digelar ini adalah amanah dari Peraturan Mendagri (Permendagri) Nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan desa. Ia menjelaskan, Permendagri itu menyebutkan, pemerintah desa menyusun rencana kerja pemerintah (RKP) desa sebagai penjabaran rencana pembangunan jangka menengah desa pada tahun 2020 nanti.

Kader mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) Bursel perlu menetapkan prioritas dan fokus pembangunan yang nantinya akan dijadikan sebagai patokan bagi semua pelaku pembangunan di tingkat desa

“Ketika prioritas telah tersusun disetiap desa kemudian diusulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, sehingga ada penyalarasan program pembangunan jangan terkesan asal – asalan,” kata Kader Tuasamu.(TAUFIK)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *