Sempat Tertahan di Kapal, 147 Penumpang Akhirnya Dievakuasi ke Kota Saumlaki

by
KM. Sabuk Nusantara 34 berpenumpang ratusan orang berlabu di Teluk Saumlaki. Kapal dilarang sandar karena seorang penumpang positif covid-19. FOTO : Istimewa

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Setelah tertahan diatas KM. Sabuk Nusantara 34 hampir sepekan, 147 penumpang kapal akhirnya dievakuasi ke darat untuk dikarantina di Kota Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebelumnya kapal dilarang sandar di Pelabuhan Yos Sudarso Kota Saumlaki setelah seorang penumpang berinisial AS yang naik dari Pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon dinyatakan positif covid-19.

BACA JUGA : 236 Spesimen Swab Penumpang KM. Sabuk Nusantara Dibawa Ke Ambon

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KKT, Andre Kurniawan mengatakan 147 penumpang yang dievakuasi ke darat ini merupakan penumpang yang tujuannya ke Kota Saumlaki. “Penumpang tujuan Saumlaki jumlahnya 147 semuanya telah dievakuasi ke darat untuk dikarantina,”jelasnya saat dikonfirmasi via seluler Senin (7/9/2020).

Loading...

Penumpang tersebut dievakuasi secara bertahap sejak 1 September hingga 6 September. Saat ini terangnya, 147 penumpang yang naik dari Pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon itu dikarantina di sejumlah lokasi. Yakni 4 orang di Puskesmas Lorulun, 59 orang dikarantina di Kabiara dan 84 orang dikarantina di Omele.

Sementara penumpang lainnya yang masih berada di kapal kata Andre, merupakan penumpang lanjutan tujuan Maluku Barat Daya (MBD).

Hingga saat ini, Andre mengaku, Gugus Tugas Covid-19 KKT masih menunggu hasil pemeriksaan speseimen swab 236 penumpang yang diperiksa di Kota Ambon.

Rencananya, Senin (7/9/2020) KM. Sabuk Nusantara 34 akan bongkar muatan di Pelabuhan Saumlaki, selanjutnya akan melanjutklan perjalanan ke MBD.

Terkait penumpang lanjutan diatas kapal tujuan MBD yang juga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan swab yang diperiksa di Ambon, lanjut Andre, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas MBD.

“Mereka tetap melanjutkan perjalanan dan kita sudah koordinasi dengan Gugus Tugas MBD, nanti sampai disana mereka yang akan mengatur penanganan penumpang tujuan MBD ini,”tandasnya. (Ruzady Adjis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *