Senin ini, KPU Ambon Umumkan Hasil Tes Kesehatan dan Narkoba Paslon

by
Petugas BNN Maluku serahkan hasil pemeriksaan narkoba paslon tiga daerah ke IDI Maluku. (Foto : BNN Maluku)

AMBON-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon dijadwalkan hari ini, Senin (3/10) akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan dua bakal pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Ambon.Ketua KPU Kota Ambon Marthinus Kainama menyatakan, pihaknya bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan dan direncanakan berlangsung di Kantor KPU Kota Ambon. “Hasil pemeriksaan kesehatan dan tes narkotika dua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota akan kita umumkan pada Senin sekitar pukul 10.00 WIT,” kata Kainama saat dihubungi Terasmaluku.com, Minggu (2/10).
Dua paslon Walikota dan Walikota Ambon yakni, Polly Kastanya-M.A.S. Latuconsina atau PANTAS dan pasangan Richard Louhenapessy – Syarif Hadler atau PAPARISA BARU sejak Senin (26/9) lalu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit RSUD dr.Haulussy Ambon. Pemeriksaan dilakukan tim dokter bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku. Selain pemeriksaan kesehatan dua Paslon juga menjalani pemeriksaan narkotika di Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku. BNN Provinsi Maluku pada Sabtu (1/10) menyerahkan hasil pemeriksaan narkotika dua Paslon Walikota dan Wakil Walikota Ambon dan Paslon dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kabupaten Buru ke pihak IDI Wilayah Maluku.
Penyerahan yang dilakukan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Maluku Abner Timisela itu disaksikan Ketua KPU Kota Ambon Marthinus Kainama dan dua Ketua KPU MTB dan Kabupaten Buru. Namun Kainama menolak menyebutkan hasil pemeriksaan tersebut. “Nanti Senin saja kita umumkan bersamaan dengan hasil pemeriksaan kesehatan tim dokter,” kata Kainama.
Kepala BNN Maluku Arief Dimjati yang dihubungi juga menolak menyampaikan hasil pemeriksaan tes narkoba Paslon baik di Kota Ambon maupun MTB dan Kabupaten Buru. “Tunggu dari tim pemeriksa kesehatan atau KPU masing – masing saja yang umumkan, mereka punya tugas untuk itu,” kata Arief yang dihubungi Minggu malam. ADI