Senin, Pertamina Jelaskan Tumpahan Minyak ke DPRD Maluku

by
Petugas Pertamina Marine VIII memasang oil boom agar tumpahan minyak tidak sampai meluas ke perairan Teluk Ambon, menyusul tumpahan minyak dari tangki pertamina di TBBM Wayame, Kota Ambon, Rabu (15/8/2018). FOTO : PRISKA BIRAHY (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-DPRD Maluku dan PT Pertamina dijadwalkan Senin (20/8/2018) akan menjelaskan tumpahan minyak dari tangki penampungan Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Wayame yang terjadi Rabu (15/8/2018).

“Setelah kejadian kita langsung ke lokasi dan kita jumpai warga sedang menimbah minyak di kali yang tumpah akibat bocornya pipa Pertamina. Kita sudah bertemu pihak Pertamina dan mereka akui bahwa ada terjadi kelalaian,”ungkap Ketua Komisi C DPRD Maluku Evert Karmite kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku Kamis, (16/8/2018).

Menurut Evert peristiwa ini merupakan kelalaian pihak Pertamina yang seharusnya tidak boleh terjadi sehingga tidak menimbulkan kerugian yang besar. Olehnya itu menurut Evert Pertamina harus bertanggungjawab atas hal tersebut. Evert mengatakan sesuai laporan ada dua ton lebih minyak yang tumpah. BBM yang tumpah menurut politisi PDIP itu adalah BBM jenis AVTUR.

Loading...

“Jadi nanti kepastian BBM jenis lainnya kita tunggu hari Senin (20/8/2018) karena menurut laporan yang tumpah itu BBM jenis AVTUR. AVTUR itu jarang dijual sebab hanya dipakai untuk pesawat,” kata Evert.

Dalam rapat nanti bukan hanya Pertamina yang diundang. Komisi C juga akan mengundang Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku karena dikhawatirkan terjadinya pencemaran terhadap lingkungan sekitar atas tumpahan minyak tersebut ke laut.”Kalau memang minyak itu terbawa hingga ke laut otomatis itu sangat berbahaya,”ujarnya.(UAD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *