Seorang Anggota DPRD Maluku dan Dua ASN Positif Covid-19

by
Gedung DPRD Maluku di kawasan Karang Panjang Kota Ambon. FOTO : TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Aktivitas di Kantor DPRD Provinsi Maluku bisa ditutup sementara bila hasil pemeriksaan atas seluruh anggota legislator maupun aparat sipil negara (ASN) di lingkup Sekretariat DPRD terdapat lebih dari lima positif terpapar COVID-19.

“Memang benar ada satu anggota DPRD Maluku saat ini terpapar virus corona setelah dilakukan tes usap (swab) dan ada dua ASN lainnya juga yang lebih dahulu telah menjalani karantina,” kata Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury seperti diberitakan Kantor Berita ANTARA, Senin (3/8/2020).

Lucky mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Maluku sementara melakukan pelacakan (tracking) terhadap ketiganya.

Jika ternyata ada penambahan jumlah positif COVID-19 baik anggota DPRD maupun ASN lingkup Sekretariat DPRD, maka dipastikan aktivitas perkantoran akan dihentikan atau kantor akan ditutup sementara waktu.

Loading...

“Nanti dilihat hasil tracking yang sementara dilakukan, dan bila ada penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19, maka saya pastikan kantor DPRD Provinsi Maluku akan ditutup sementara dari seluruh aktivitas,” katanya.

Lucky juga mengakui ada sedikit rasa kekhawatiran, Kantor DPRD provinsi akan menjadi kluster baru penyebaran pandemi COVID-19. Satu anggota legislatif bersama dua ASN di lingkup Sekretariat DPRD Provinsi Maluku ini diduga kuat terkena virus corona setelah melakukan perjalan dinas ke Pulau Jawa.

Karena beberapa waktu lalu, anggota legislatif yang terlibat dalam dua tim pansus DPRD melakukan studi banding keluar daerah untuk menyelesaikan dua rancangan peraturan daerah tentang pembentukan BUMD untuk pengelolaan PI 10 persen Blok Migas Masela dan penyertaan modal ke BUMD tersebut. (ANT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *