Seorang Ayah di Ambon Ini Tega Perkosa Anak Kandungnya Hingga Hamil

by
Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Mido Manik saat berikan keterangan pers di Polresta Ambon pekan kemarin. Foto: Dok. Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Perbuatan bejat seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri kembali terjadi di Kota Ambon. Adalah ayah berinisial AT, warga Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini tega memperkosa anak kandungnya sendiri, berisial G.

Akibat perbuatan sang ayah, korban yang berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMA ini kini hamil lima bulan. Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP Mido J Manik menjelaskan, tindakan AT terungkap setelah ibu korban, berisial M, 36 tahun mengetahui anaknya telah berbadan dua.

Setelah ditanya ibunya, korban mengaku kalau janin di kandungannya akibat perbuatan ayahnya sendiri. Ibu korban langsung melapor kasus tersebut ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada Kamis 12 November 2020.

“Berdasarkan laporan tersebut keesokan harinnya, Jumat 13 November 2020, anggota Satreskrim kemudian bergerak dan mengamankan tersangka di kediamannya dan langsung dibawa ke Polresta untuk menjalani pemeriksaan,”jelas Mido kepada wartawan Senin (16/11/2020).

Dari hasil pemeriksaan lanjut Mido, ternyata tersangka bukan hanya sekali setubuhi anak kandungnya secara paksa, tapi sudah berulang kali. Pertama kali terjadi pada Februari 2020 dan terakhir kalinya pada 13 Juli 2020. Kejadian bermula sekitar Desember 2019. Kala itu tersangka mengajak korban untuk tinggal bersama di rumahnya.

Loading...

Saat itu korban sama sekali tidak merasa curiga jika ajakan tersangka akan berbuah petaka. Setelah tinggal bersama beberapa bulan tepatnya Februari, tersangka baru menunjukan sikap tak senonoh terhadap korban.

“Saat itu tersangka datang dengan kondisi mabuk dan langsung memeluk korban dari arah belakang. Tersangka juga mengajak korban untuk berhubungan badan namun korban menolak, tapi tersangka tetap memaksa korban hingga korban tidak berdaya,”jelas Kasat.

Tersangka yang sudah dirasuki nafsu lalu memaksa korban dan mendorong korban hingga terjatuh. Kondisi Korban yang tidak berdaya dimanfaatkan tersangka memperkosa korban.

Tidak berhenti sampai disitu, tersangka kembali melakukan perbuatan yang sama pada 13 Juli lalu. Tersangka saat itu juga dibawah pengaruh miras dan mendatangi korban yang sementara tertidur lalu memperkosa korban. “Tersangka setubuhi anak kandungnya sebanyak 5 kali,”ungkap Mido.

AT terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara akibat perbuatannya. “Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kita jerat dengan persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud Pasal 81 ayat (1), (2), dan (3) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU dengan ancaman 20 Tahun penjara,”pungkasnya. (Ruzady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *