Seorang Pemuda Dibacok dan Dianiaya Orang Tak Dikenal Hingga Kritis

by
Ilustrasi.

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Seorang pemuda jadi korban pembacokkan oleh sekelompok orang tidak dikenal di kawasan Amalatu yang berdekatan dengan Kampus IAIN Kecamatan Sirimau Kota Ambon Rabu (2/1/2019) malam.

Sahrial Somar, warga 32 tahun itu tidak hanya dibacok namun dianiaya hingga tidak sadarkan diri. Salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengatakan, saat itu dirinya sedang duduk di talud sekitar tempat kejadian.

Dari kejahuan dia melihat sekelompok orang tidak dikenal datang mendekat korban. Dari pengakuan saksi, awalnya jumlah orang yang datang sekitar 6 orang. Namun tiba-tiba datang lagi sejumlah orang dan bertambah hingga sekitar 20 orang. “Setelah enam orang dong datang, pas dengar korban berteriak, itu kurang lebih 20 orang dong lari lewat tempat yang sama,” katanya.

Pengakuan lain datang dari Anita Hehanussa (43). Saat kejadian Anita yang tinggal dekat lokasi sedang berada di dalam rumah. Anita mendengar suara mobil berhenti tepat di depan rumahnya lalu mengangkut sekawanan orang tersebut.

Tidak lama berselang, terdengar suara minta tolong dari luar rumah. Saat mendengar teriakan, dia langsung keluar dan menegur para pelaku penganiayaan. “Saya dengar teriakan dari luar rumah minta tolong, dan setelah keluar saya berteriak kalian mau bunuh siapa dan mendengar teriakan saya, para pelaku langsung melarikan diri,” kata Anita.

Anita mengatakan setelah pelaku melarikan diri barulah ia bisa memastikan korban penganiayaan itu. Tak dinyana, orang tersebut sepupunya sendiri yang baru pulang dari ojek. Saksi mata lantas menghubungi aparat keamanan. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di kawasan Tantui untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi yang tiba dilokasi telah mengamankan barang bukti berupa satu buah mobil pikap bernomor polisi DE 8851 AE, tas yang berisi SIM, KTP, HP, dan baju yang diduga milik pelaku. Serta batu yang digunakan untuk menganiaya korban. (ALFIAN)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *