Serahkan Bantuan PKH Kepada Ribuan Warga Di Ambon, Menperin Sampaikan Pesan Presiden...

Serahkan Bantuan PKH Kepada Ribuan Warga Di Ambon, Menperin Sampaikan Pesan Presiden Jokowi

SHARE
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berfoto bersama keluarga penerima bantuan usai menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di auditorium Unpatti Ambon, Sabtu (9/2/2019). FOTO : DINAS INFOKOM AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah pusat (Pempus) menyalurkan bantuan kepada keluarga katagori kurang mampu lewat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama Tahun 2019  di Kota Ambon. Sebanyak 7.137 kepala keluarga (KK) kurang mampu mendapat bantuan sosial program ini.

Bantuan itu diserahkan Menteri Perindustrian (Menperin)  Airlangga Hartarto bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat dan Walikota Ambon, Richard Louhenapesy yang dipusatkan di auditorium Unpatti Ambon, Sabtu (9/2/2019).

Menperin menyerahkan bantuan program PKH dan BPNT

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada keluarga penerima bantuan oleh Menperin Airlangga Hartarto.  Khusus untuk Kota Ambon, jumlah penerima bantuan PKH sebesar Rp 13,8 miliar. Sementara program BPNT diberikan kepada 10.805  kepala kelurga dengan total bantuan sebesar Rp 2,17 miliar. Sehingga menurut Airlangga  total bantaun PKH dan BPNT yang dikucurkan Pempus ke Kota Ambon senilai Rp 16.014.550.000.

Dalam sambutannya Menperin Airlangga berharap bantuan dua program ini dapat meningkatkan taraf hidup serta mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Ambon dan Maluku secara umum. “Pemerintah pusat sangat peduli terhadap masalah kemiskinan, karena itu diharapkan bantuan program ini dapat mengurangi kemiskian dan dapat membantu masyarakat untuk hidup lebih baik lagi,”ungkap Airlangga.

Airlangga yang juga Ketum Partai Golkar ini mengatakan keluarga penerima bantuan diharapkan dapat keluar dari keterpurukan ekonomi dengan mewujudkan kemandirian ekonomi sehingga tidak terlau bergantung dari bantuan pemerintah semata.

Ia mengatakan bantuan tersebut bisa juga digunakan untuk modal untuk mengembangkan usaha sesuai peluang dan ketrampilan warga penerima. Menurut Airlangga program PKH yang berintegrasi dengan program BPNT atau Rastra adalah salah satu program bantuan sosial yang memiliki andil besar menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.

Airlangga mengungkapkan pada medio Januari 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka kemiskinan di Indonesia kembali turun dari angka 9,82 persen ke 9,66  persen. Ia juga mengatakan dari tahun ke tahun pemerintah terus meningkatkan alokasi anggaran untuk program bantuan sosial.

Saat penyerahan bantuan ini, Menperin Airlangga juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo kepada warga agar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya bantuan PKH dan BPNT itu sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga penerima bantuan. Bantuan tersebut agar dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf kesehatan anggota keluarga dalam mencukupi gizi ibu dan anak usia dini dan peningkatan kualitas pendidikan anak.

“Pendidikan itu menjadi pembuka jalan bagi anak-anak penerima PKH agar naik level yang lebih tinggi. Dan sesuai arahan Pak Presiden Joko Widodo, Negara ini memerlukan anak-anak yang cerdas, pintar, sehat sehingga kelak Indonesia menjadi bangsa yang makin maju,” kata Airlangga.

Sementara itu Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan bantuan yang dikucurkan Pempus itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan warganya serta mengurangi angka kemiskinan di Kota Ambon.

“Bantuan PKH dan BPNT ini sangat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon. Karena itu selaku pimpinan di kota, saya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pak Presiden Jokowi atas bantuan ini,” kata Walikota. (ADI)

loading...