Setelah Antri Beli Tiket Ibunya, Gadis Banda Ini Meninggal dalam Tabrakan...

Setelah Antri Beli Tiket Ibunya, Gadis Banda Ini Meninggal dalam Tabrakan di Ambon

3942
SHARE
Sartika saat diwawancarai di Kantor Pelni Ambon Jumat (17/6)

AMBON-Tabrakan maut  yang terjadi di kawasan Waitatiri Kecamatan Baguala Kota Ambon, tak jauh dari  jembatan perbatasan Maluku Tengah dan Kota Ambon pada  Sabtu (18/6) siang menewaskan seorang penumpang mobil angkutan  Waai. Korban adalah Sartika Sari Umar.

Menurut petugas Polantas Polres Pulau Ambon,  mobil yang ditumpangi korban bertabrakan dengan sebuah mobil dinas milik Kantor  Wilayah  Kementrian Agama Maluku dengan nomor polisi  DE 1494 AM. Mobil dari arah Kota Ambon  ini berusaha lambung dari sebuah sepeda motor di depannya, namun dari arah berlawanan melaju mobil angkutan Waai yang ditumpangi korban bersama penumpang lainnya.

Kecelakaan pun tak bisa dihindari. Mobil Waai terguling hingga keluar badan jalan.  Dalam peristiwa ini, korban Sartika meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit  Hative  Otto Kuyk  di Passo, sedangkan tiga penumpang lainnya termasuk pengendara sepeda motor dirawat  di  rumah sakit itu akibat  patah tulang dan luka robek. “Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah meninggal. Sedangkan empat korban lainnya  masih dirawat akibat patah tulang dan luka robek,” kata  dr. Paulina Dipruat, saat ditemui di ruang unit  gawat darurat RS Otto Kuyk.

Sartika menumpangi mobil angkutan itu dari Desa Tulehu pulang ke rumah di Kota Ambon.  Sehari sebelum korban meninggal dalam musibah tabrakan ini, sejumlah wartawan dan salah satu tv lokal  meliputnya saat antri membeli tiket di Kantor Pelni Cabang Ambon.

Saat itu,  mahasiswisi semester akhir Fakultas MIPA  Universitas Pattimura Ambon itu dijadikan narasumber. Ia menyatakan membeli  dua tiket untuk ibu dan adiknya yang akan pulang  ke kampung halaman di  Banda Naira, dengan KM.Tidar  pada Senin (20/6) malam.

Ia juga menyatakan, memilih antri tiket lebih awal karena takut tidak dapat tiket, apalagi Sabtu, merupakan hari libur, yang tidak ada penjualan tiket. “Saya beli tiket untuk ibu dan adik yang akan pulang ke Banda Naira pada Senin malam,  kebetulan mereka datang jalan-jalan di Ambon,” tutur Sartika saat itu.

Dan pada Sabtu sore, Terasmaluku mendapat informasi ada kecelakaan mobil  di kawasan Waitatiri, yang menewaskan seorang warga.  Saat kami tiba  di lokasi,  semua korban sudah dilarikan ke RS Otto Kuyk.  Sedangkan jenazah Sartika sudah dibawa ke rumah dukanya di kawasan Kebun Cengkeh Ambon.

Terasmaluku baru mengetahui korban tewas dalam musibah ini adalah Sartika, yang  diwawancarai sehari sebelumnya,  setelah sejumlah rekannya menyampaikan ucapan duka dengan menampilkan foto Sartika di akun media sosial mereka. Ternyata Sartika lebih dulu dipanggil pulang oleh Yang Maha Kuasa, sebelum ibu dan adiknya pulang ke Banda Naira, kampung halaman mereka. Semoga Almarhuma Mendapat Tempat Yang  Layak Disisi  Allah SWT. ADI

SHARE