Simulasi Sispamkota, Bom Bunuh Diri Terjadi Di KPU Maluku

by
Polda Maluku menggelar simulasi sistem pengamanan kota Pemilu 2019 yang berlangsung di Lapangan Tahapary Tantui Ambon, Rabu (20/3/2019). Dalam simulasi ini diskenariokan terjadi aksi bom bunuh diri di Kantor KPU Maluku. FOTO : HUMAS POLDA MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar Simulasi Sitem Pengamanan Kota (Sispamkota) pada Pemilihan anggota Legislatif dan  Pemilihan Presiden April 2019, yang berlangsung di Lapangan Tahapary Tantui Ambon, Rabu (20/3/2019).

Simulasi Sispamkota ini dibuka langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa dan dipantau Brigjen Pol Ferdie FJ Mirah dari Mabes Polri. Dalam simulasi ini, diskenariokan terjadi aksi protes yang dilakukan massa atas hasil Pemilu 17 April 2019 di Kantor KPU Maluku. Saat aksi protes tersebut, terjadi ledakan bom bunuh diri di Kantor KPU Maluku.

Kapolda Maluku melakukan pemeriksaan pasukan saat membuka simulasi.

Aparat Kepolisian Daerah Maluku langsung mengambil langkah-langkah penindakan terhadap pelaku peledakan bom dan massa yang melakukan protes itu.  Simulasi Sispam Kota yang melibatkan 673 personil gabungan Polri, TNI dan Pemkot Ambon ini sedikit berbeda dari biasanya. Pengamanan lebih diperketat dengan ancaman-ancaman aksi teror berupa bom bunuh diri itu.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat mengatakan, untuk mengantisipasi segala ancaman keamanan, bom bunuh diri ikut diperagakan, lantaran belakangan marak terjadi aksi teror bom bunuh diri. Untuk pengamanan Pemilu 2019, Polda Maluku menggelar Operasi Mantap Brata Siwalima.

Ohoirat mengatakan semua personil yang dilibatkan dalam Operasi Mantap Brata Siwalima perlu dilatih khusus untuk menyiapkan diri saat pengamanan Pemilu. “Bom bunuh diri untuk mengantisipasi dari ancaman paling kecil sampe kemungkinan ancaman terjelek. Initinya kita sudah siap amankan Pemilu nanti,” ujarnya

Roem mengatakan, Simulasi Sispam Kota pengamanan Pemilu ini berlangsung serentak di semua daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kesigapan dan kekompakan anggota dengan satuan-satuan lainnya yang terlibat Operasi Mantap Brata Siwalima.

“Melalui simulasi ini, Polda Maluku memastikan telah siap mengamankan jalannya Pilpres dan Pileg 17 April dibantu TNI dan stakeholder terkait,” katanya. (ALFIAN SANUSI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *