Siswa SMA Tewas Ditusuk Tukang Ojek Mabuk di Mangga Dua

by
Tersangka penikaman (baju putih) dijemput Kapolres Kapolres Pulau Ambon AKBP Sutrisno Hady Santoso (pertama dari kiri) bersama anggotanya dari Polsek Nusaniwe, Minggu (27/1/2019). FOTO : HUMAS POLRES AMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kasus penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di Pangkalan Ojek Mangga Dua Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Minggu (27/1/2019) dinihari sekitar pukul 02.45 WIT.  Korban adalah Asrandi Alfons, pria berusia 17 tahun.

Siswa SMA Advent Gemah 7 Ambon ini tewas ditikam Julian Aprilianto Markus atau JAM alias Ian Gajah, 23 tahun. Korban mengalami luka tusuk pada rusuk kiri.  Setelah melarikan diri, tersangka JAM tukang ojek di Batu Gantung Ganemo ini akhirnya ditangkap aparat Polsek Nusaniwe dan Polres Pulau Ambon.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon Ipda Julkisno Kaisupy menjelaskan, sebelum terjadi penimakan itu, tersangka bersama lima orang rekannya dalam keadaan mabuk mendatangi Pangkalan Ojek Mangga Dua  dengan  menggunakan tiga sepeda motor. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya tengah duduk.

Seorang rekan pelaku yang diketahui bernama Geretz Alfons membuat keributan. Mereka meminta korban dan rekannya yang tengah duduk bubar, meninggalkan pangkalan ojek itu. Sempat terjadi cek mulut karena mereka tidak segera meninggalkan pangkalan. Saat itu juga tersangka menikam korban lainnya, Roky Frans mengena jari telunjuk kanannya dan terjatuh.

Nah dalam situasi ini, korban Alfons berusaha melerai. Namun naas ia ditikam lagi oleh tersangka Jam. “Korban Alfons ini berusaha melerai karena melihat rekannya ditikam tersangka, namun saat itu juga tersangka menikam korban Alfons,” kata Kaisupy.

Tersangka jalani pemeriksaan

Kaisupy mengatakan saat terjadi keributan itu, seorang rekan korban melaporkan ke  Pos Yonif 731 Kabaresi. Namun saat saksi bersama anggota TNI mendatangi TKP,  korban sudah tergeletak di jalan raya depan pangkalan ojek dengan kondisi berdarah – darah. Sementara pelaku dan rekannya sudah kabur. Menurut Kaisupy  saat itu juga  saksi bersama anggota TNI melarikan korban dengan menggunakan becak ke Rumah Sakit Tentara. Korban akhirnya meninggal dunia karena luka tusuk.

Kaisupy menegaskan  setelah mendapat laporan,  Kapolres Pulau  Ambon dan Pulau – Pulau Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso langsung memimpin personilnya  untuk menjemput diduga pelaku di Polsek Nusaniwe. “Pelaku  kemudian dibawa  ke Mapolres Pulau  Ambon untuk proses hukum selanjutnya. Dan penyidik telah memeriksa empat orang saksi,  dan menetapkan JAM alias Ian Gajah sebagai tersangka kasus ini,” kata Kaisupy.

Menurut Kaisupy tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI nomor  35 tahun 2014 dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHPIDANA dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara , atas  tindak pidana kekerasan terhadap anak dan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang. (ADI)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *