SKK Migas-KKKS Pamalu Salurkan Berbagai Bantuan Untuk Covid-19

by
Ketgam : Penyerahan bantuan daru SKK Migas-KKKS Pamalu kepada tenaga medis dan relawan di Ambon, (20/6/2020). Foto: Dok. Humas SKK Migas-KKKS Pamalu.

TERASMALUKU.COM,-AMBON – Virus Corona Disease yang kini lebih dikenal covid-19 menjadi momok yang begitu menakutkan seluruh lapisan masyarakat di seantero Indonesia sejak pertama kali diumumkan oleh Pemerintah Cina akhir tahun 2019.

Di Indonesia, penyebaran virus ini pertama kali diumumkan Pemerintah pada 2 Maret lalu. Sontak seantero negeri mulai terlihat kepanikan hingga sebabkan panic buying terutama untuk masker.

Di Maluku sendiri, khususnya Kota Ambon yang menjadi ibukota Provinsi, pasca diumumkan kasus pertama oleh Pemerintah Indonesia, warga ramai-ramai seruduk apotik hingga toko-toko retail memborong masker.

Segala jenis masker diborong warga tidak peduli meskipun harga dinaikkan berkali-kali lipat oleh penjual. Sementara dilain sisi, tenaga medis juga membutuhkan perlengkapan medis yang ekstra untuk mengantisipasi mewabahnya virus yang mematikan ini.

Dengan segala keterbatasan peralatan yang dimiliki daerah di Maluku, kasus pertama di Maluku umumkan pada 22 Maret menyusul hasil pemeriksaan sampel swab salah seorang pelaku perjalanan dari Bekasi yang dikirimkan ke Balitbangkes Jakarta diketahui, hasilnya positif. Pengumuman ini langsung menghebohkan masyarakat Maluku.

Sejak saat itu, kasus terkonfirmasi terus alami peningkatan sementara Alat Pelindung Diri (APD) hingga masker dan disinfektan bahkan handasnitizer masih kekurangan di Maluku.

Bantuan demi bantuan baik dari Pemerintah Pusat hingga sektor swasta pun mulai berdatangan dalam memberikan support kepada Pemda Maluku menangani covid-19, termasuk dari SKK Migas-KKKS Wilayah Papua Maluku (Pamalu).

Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Pamalu, Galih W. Agusetiawan mengatakan bantuan yang telah disalurkan SKK MIgas- KKKS Pamalu untuk membantu Pemda dan Gugus Tugas yang saat ini sudah berganti nama menjadi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di wilayah Papua, Papua Barat dan Maluku terbagi dalam tiga tahap sejak Maret hingga Oktober 2020.

Tahap 1 bantuan diberikan kepada Gugus Tugas (Satgas) Penggulangan covid-19 Pemerintahan Kabupaten/Kota penghasil atau daerah operasi hulu migas.

Loading...

Bantuan-bantuan yang disalurkan itu mulai dari Masker N95 1.100 pcs, 7.200 pcs Masker Medis, 6.200 pcs Latex Gloves, 2.000 Google/Face Shield, 41.000 pcs Masker Non Medis, 2.000 strip vitamin, 3.500 botol hand sanitizer dan 66.000 ml cairan disinfektan untuk Papua Barat.

Sementara untuk Maluku bantuan yang telah disalurkan 1.800 pcs Masker Medis, 1.000 botol hand sanitizer dan 34.000 ml cairan disinfektan. Bantuan tahap 2 yang salurkan SKK Migas-KKKS Pamalu berupa bahan makanan pokok kepada masyarakat terdampak di wilayah penghasil yang ada di Pamalu. Bantuan Tahap II disalurkan Juli-Agustus 2020.

Sedangkan bantuan tahap 3 dari SKK Migas-KKKS Pamalu juga berupa bahan makanan pokok Agustus-Oktober yang diberikan kepada masyarakat terdampak covid diluar daerah operasi migas. “Lebih dari 2.500 paket JPS (Jaring Pengaman Sosial) diberikan dalam tahap 2 dan 3,”jelasnya kepada Terasmaluku.com, Selasa (27/10/2020) via seluler.

Totalnya kata Galih, hingga Oktober ini bantuan yang disalurkan SKK Migas-KKKS Pamalu mencapai Rp. 3.249.657.000.

Bantuan-bantuan itu kata Galih menambahkan belum termasuk quantifikasi materi-materi penyuluhan hasil dari PPM bersama SKK Migas-KKKS Pamalu, Bidang Pendidikan dan Kesehatan yang dibagikan dan dipasang sebagai materi penyuluhan dalam bentu spanduk, baliho, flyer video di kota dan kabupaten daerah operasional hulu migas sejak Maret-Oktober 2020.

Terpisah, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Handerik Far Far mengatakan bantuan yang diberikan SKK Migas-KKKS Pamalu sangat membantu Satgas dan Pemda di Maluku dalam penanganan covid-19.

Apalagi, penanganan pandemi covid-19 menjadi tanggungjawab bersama bukan hanya pemerintah saja karena ini pandemi covid-19 merupakan bencana.

Sementara dilain sisi baik negara atau daerah juga sangat membutuhkan bantuan-bantuan dari semua kalangan termasuk dari sektor swasta.

“Terkait dengan bantuan dari SKK Migas-KKKS Pamalu, itu sangat membantu Pemerintah Daerah di Maluku dan lewat bantuan itulah didistribusikan ke unit-unit tekis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk penanganan covid-19,”ujarnya menjawab Terasmaluku.com Selasa.

Mewakili Pemerintah Provinsi Maluku dan Satgas serta masyarakat yang ada di Maluku, dia pun menyampaikan terimakasih kepada SKK Migas-KKKS Pamalu dan juga semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan dan bantuan kepada Satgas dan Pemerintah Daerah untuk penanganan, pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. (RUZADY ADJIS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *