Skrining Bakal Diperketat Lewat Checklis Pemeriksaan dan Pertanyaan

by
dr. Adonia Rerung. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menyebutkan untuk mendeteksi kemungkinan tepapar virus Corona bagi calon penerima vaksin, maka pemeriksaan dan checklist berupa pertanyaan-pertanyaan pada meja Skrining atau meja II akan dipertajam lagi.

Hal ini untuk lebih memastikan ada tidaknya yang terpapar Covid sebelum menerima suntikan vaksin.

Apalagi belum ada kebijakan rapid test sebelum divaksin dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Langkah untuk pertajam pertanyaan di meja skrining ini setelah Satgas melakukan analisa terhadap kasus yang terjadi pada almarhum Iptu Laurens Tenini, Komandan Kompi 4 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku.

Almarhum meninggal karena terpapar Covid-19 dan diduga kuat sudah terpapar Covid-19 sejak sebelum divaksin, namun baru terdeteksi sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir di RS. Bhayangkara Ambon Minggu 4 April 2021.

BACA JUGA : Satgas Covid 19 Maluku : Almarhum Danki Brimob Diduga Sudah Tertular Covid-19 Saat Divaksin

BACA JUGA : Dimakamkan di TPU Hunuth, Jenazah Danki Brimob Polda Maluku Diberi Penghormatan Terakhir

“Tidak ada kebijakan seperti itu, tidak ada kebijakan wajib rapid test sebelum divaksin. Kemarin dianalisa, nanti di meja kedua (meja Skrining) itu baru muncul kelihatan disitu. Kan sudah ada teknis pertanyaan, nanti pertanyaan-pertanyaan sudah ada dipertajam lagi. Pertanyaannya apakah ada gejala-gejala satu minggu sebelumnya, gejala apapun seminggu terakhir, sebelumnya panas atau lemas-lemas,”ungkpanya menjawab terasmaluku.com Rabu (7/4/2021).