Soal Insentif Nakes, Ini Jawaban Gubernur dan Plt Kadinkes Maluku

by
Seorang lansia di Kota Ambon menerima suntikan vaksin Covid-19 oleh tenaga kesehatan. FOTO : DOK. ANTARA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Salah satu faktor penyebab Gubernur Maluku, Murad Ismail bersama 18 Kepala Daerah lainnya di Indonesia ditegur Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian adalah persoalan insentif tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.

BACA JUGA : Tanggapi Aksi Demo Tolak PPKM, Gubernur Murad : Diikat Saja Dibuang ke Laut

BACA JUGA : Sekali Muncul Keluarkan Uneg-uneg, Gubernur Murad : Demo Ujung-ujungnya Minta Uang Kos

Gubernur Maluku, Murad Ismail yang dikonfirmasi wartawan di Ambon, Senin (26/7/2021) seputar hal ini enggan menanggapinya sembari berlalu menuju mobil dinasnya yang diparkir di halaman Gereja Marantha Ambon usai penyerahan bantuan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 dan PPKM.

BACA JUGA : Kolaborasi Salurkan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid dan PPKM

Bahkan ketika dilontarkanpertanyaan informasinya ada sekitar ribuan nakes di Maluku yang belum dibayarkan insentifnya, Gubernur Murad lagi-lagi enggan menanggapinya. Namun dia malah menimpali wartawan. “Kalian mengarang saja,”jawabnya sembari masuk ke mobil dinasnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Zulkarnaen saat diwaancarai di pelataran Masjid Raya Al-Fatah, Ambon, Senin (26/7/2021). Foto : terasmaluku.com

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Zulkarnaini yang dikonfirmasi wartawan soal ini mengaku jika insentif nakes di Maluku seluruhnya sudah dibayarkan.

“Sudah dapat semua, cuma data aja belum ini, sudah dapat semua,”jawabnya saat dampingi Gubernur Murad serahkan bantuan paket sembako di Masjid Raya Al-Fatah Ambon.

Ketika ditanyai berapa jumlah keseluruhan insentif dan jumlah nakes ini, Plt Kadinkes tinggalkan wartawan karena dipanggil Gubernur Murad dan kemudian menuju Gereja Marantha.

Kembali dicari dicari di halaman gereja Maranatha Ambon, Plt Kadinkes Maluku malah tak kelihatan batang hidungnya. (Ruzady)