Solusi 14 Penghuni Karantina Bunuh Rasa Bosan dan Jaga Stamina

by
Penghuni karantina saat bersiap kembali ke Bekasi menggunakan penerbangan sore dari Ambon, (2/4). FOTO: Prisma Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Setelah 16 hari dikarantina 14 penghuni BPSD Maluku di kawasan Waiheru Ambon buka suara tentang pengalaman mereka selama ini. Mereka mengaku bosan dan tak sabar kembali berjumpa dengan keluarga di Bekasi.

Hal itu diungkapkan salah satu dari 14 orang yang dikarantina di Maluku. Aktivitas terbatas, ruang gerak dan lingkup yang kecil jadi faktor utama. Dapat dibayangkan mereka harus patuh berada di satu lokasi berhari-hari tanpa bekerja dan aktivitas lain. Seolah tak punya pilihan, lantaran pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia juga sebagian warga dunia.

“Iya bosan, bosan banget. Mau pulang,” jawanya salah seorang kawan AA asal Bekasi dari dalam bus kepada wartawan siang sebelum bertolak ke Bandara Internasional Pattimura Ambon, Kamis (2/4/2020).

Dengan melepas senyum ramah kepada beberapa media dan petugas BPSDM,  membagikan sedikit cerita tentang keseharain mereka selama karantina. Usai ditetapkan AA positif COVID-19,  mereka langsung dikarantina sejak 23 Maret 2020.

BACA JUGA: Ini Dia Pasien Sembuh COVID-19 Sebelum Kembali ke Bekasi

Sejak itu mereka tidak pernah keluar dan bertemu dengan siapapun selain petugas kesehatan yang datang memantau. Aktivitas gerak sempit dan terbatas. Namun, Kamis (2/4/2020) siang saat ditemui wartawan tampak jelas wajah sumringah mereka saat berjalan santai masuk ke dalam bus damri yang akan mengantar ke bandara.

Loading...

Meski ada yang mengenakan masker namun gestur tubuh mereka terlihat jelas. Ada kelegaan dan rasa tak sabar keluar dari karantina. Meski begitu mereka nyatanya punya solusi atas rasa bosan tersebut. “Kalau bosan ya kami olahraga. Iya, di luar kamar bisa olahraga di sini. Biar badan sehat juga. Ikuti anjuran pemerintah juga ,” tutur dia sambil menunjukkan hall BPSDM tempat mereka sering beraktivitas.

Dengan berolahraga mereka sedikit bisa mengobati rasa kangen bersosialisasi di luar ruangan dengan banyak orang. Tak lupa dia mengingatkan agar masyarakat tetap ikuti anjuran pemerintah. Sebab hal itu yang akan tetap menjaga tubuh terhindar dari COVID-19. Seperti dengan tetap menjaga jarak dan tidak banyak kegiatan di tempat ramai hingga batas waktu yang ditentukan.

Hal tersebut pun diiyakan oleh AA yang baru keluar dari isolasi RSUD Dr. Haulussy dengan status sembuh. Meski tak berbicara banyak dia hanya mengangguk mengiyakan rasa bosan yang hilang dengan berolahraga itu.

Mereka juga tidak sabar berjumpa dengan keluarga di kampung halamannya. Saat ditanyai lebih lanjut mereka mengaku tidak kapok bila harus kembali ke Ambon. “Ya ini kan beda situasinya (pandemic COVVID-19),” jawabnya sambil tersenyum.

Hal itu pun dibenarkan oleh pihak BPSDM yang mengaku mereka kerap kali berolahrga. Cara itu untuk membunuh rasa bosan dan rindu keuar dari karantina. Dengan berolahraga mereka juga bisa menjaga kondisi tubuh tetap prima agar tidak mudah terinfeksi virus. (PRISKA BIRAHY)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *